Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pemerintah resmi meluncurkan program stimulus diskon tiket transportasi untuk periode libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). Masyarakat sudah bisa berburu tiket dengan harga lebih murah melalui kanal penjualan resmi masing-masing moda transportasi.
Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo mengatakan, penjualan tiket dengan tarif diskon telah dibuka secara bertahap sejak akhir Oktober 2026. Dengan demikian, masyarakat sudah dapat mengaksesnya melalui situs web masing-masing moda transportasi.
Program diskon transportasi ini menyasar empat moda transportasi, yakni pesawat udara, kapal laut PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI), kereta api PT Kereta Api Indonesia (KAI), dan angkutan penyeberangan PT ASDP Indonesia Ferry.
Dradjad menekankan bahwa khusus untuk moda transportasi udara, diskon tiket pesawat berlaku bagi maskapai milik BUMN maupun swasta.
"Silahkan dilihat di website masing-masing," ujar Dradjad dalam kegiatan Expo dan Kick Off Stimulus Diskon Transportasi Periode Nataru 2026/2027 di Jakarta, Minggu (8/11/2026).
Baca Juga: Soroti Aturan Kemitraan di UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Asosiasi Ojol Tekankan Ini
Dradjad mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional selama periode libur akhir tahun.
Menurutnya, mobilitas masyarakat menjadi salah satu komponen penting dalam mendorong aktivitas ekonomi dengan memberikan insentif agar biaya transportasi lebih terjangkau.
"Periode ini merupakan salah satu momen yang sangat penting. Nataru menjadi momentum yang sangat krusial bagi pertumbuhan ekonomi kita," kata Dradjad.
Adapun penjualan tiket diskon untuk angkutan udara telah dibuka sejak 26 Oktober 2026. Sementara itu, penjualan tiket kapal laut PELNI dimulai pada 27 Oktober 2026.
Selanjutnya, tiket diskon kereta api dan penyeberangan ASDP mulai dijual pada 7 November 2026.
Berikut rincian diskon tiket transportasi Nataru 2026/2027:
1. Diskon tiket kereta api
PT KAI memberikan diskon sebesar 30% dari harga tiket untuk perjalanan menggunakan kereta api kelas ekonomi komersial.
Diskon tersebut berlaku untuk periode perjalanan 22 Desember 2026 hingga 4 Januari 2027 atau selama 14 hari. Pemerintah menargetkan diskon ini dapat dinikmati oleh 1.043.896 penumpang.
Pembelian tiket dapat dilakukan melalui seluruh kanal resmi penjualan tiket KAI.
Baca Juga: Produksi Gula 2026 Diproyeksi Tembus 2,8 Juta Ton, Tertinggi dalam 10 Tahun
2. Diskon tiket kapal laut PELNI
Untuk angkutan laut, pemerintah memberikan diskon sebesar 30% dari tarif dasar atau setara dengan 27% dari total harga tiket bagi penumpang kelas ekonomi.
Diskon berlaku untuk periode perjalanan 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027 atau selama 25 hari, dengan target penerima sebanyak 414.630 penumpang.
Masyarakat dapat membeli tiket melalui seluruh kanal resmi penjualan tiket PELNI.
3. Diskon tarif penyeberangan ASDP
PT ASDP Indonesia Ferry memberikan diskon sebesar 100% untuk jasa kepelabuhanan atau setara dengan 21% dari tarif terpadu.
Program ini berlaku di delapan lintasan pada 14 pelabuhan selama periode 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.
Pemerintah menargetkan diskon tersebut dapat dinikmati oleh 188.909 penumpang pejalan kaki dan 467.118 unit kendaraan golongan II dan IVA, atau setara dengan 1,4 juta jiwa.
Pembelian tiket dilakukan melalui aplikasi Ferizy.
Baca Juga: Pemerintah Proyeksikan Sebanyak 127 Juta Perjalanan Selama Periode Nataru 2026/2027
4. Diskon tiket pesawat
Untuk transportasi udara, pemerintah memberikan diskon tiket pesawat berkisar 11%-12%.
Potongan harga tersebut merupakan akumulasi dari insentif PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 100%, serta diskon 50% atas Passenger Service Charge (PJP2U) dan Passenger Service Charge for International Departure (PJP4U).
Diskon berlaku untuk periode perjalanan 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027 atau selama 20 hari.
Pemerintah menargetkan program ini dapat menjangkau sekitar 3,75 juta penumpang. Pembelian tiket dapat dilakukan melalui seluruh kanal penjualan tiket pesawat.
Lebih lanjut, Dradjad menegaskan, pelaksanaan stimulus diskon transportasi menjadi momentum untuk memperkuat sinergi pemerintah dengan BUMN transportasi.
Melalui kolaborasi tersebut, BUMN transportasi diharapkan terus meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap transportasi yang terjangkau.
Pemerintah berharap stimulus ini tidak hanya membantu masyarakat menekan biaya perjalanan selama libur Nataru, tetapi juga mendorong konsumsi dan aktivitas ekonomi di berbagai daerah tujuan perjalanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












![[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_23102611123400.jpeg)
