Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah memproyeksikan jumlah perjalanan masyarakat selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027 mencapai 127 juta perjalanan.
Angka tersebut meningkat dibandingkan realisasi pergerakan masyarakat pada periode Nataru 2025/2026 yang tercatat sekitar 110 juta perjalanan.
Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Suntana mengatakan kenaikan proyeksi tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun, baik untuk pulang ke kampung halaman maupun berwisata.
"Pada 2025, sekitar 110 juta masyarakat melakukan perjalanan. Nah, sekarang pada 2026/2027 diperkirakan ada sekitar 127 juta masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan, baik pulang kampung maupun ke tempat-tempat wisata," ujar Suntana dalam agenda Kick Off Program Stimulus Diskon Tansportasi Periode Nataru di Anjungan Sarinah Jakarta, Minggu (8/11/2026).
Baca Juga: Koordinasi Angkutan Nataru 2026/2027, Menhub Usulkan WFA
Untuk mengantisipasi lonjakan perjalanan tersebut, Suntana menyebut pemerintah mulai menyiapkan berbagai langkah guna memastikan kelancaran dan keselamatan transportasi selama periode Nataru.
Menurutnya, Kementerian Perhubungan telah memulai berbagai persiapan untuk menghadapi periode libur panjang tersebut. Persiapan dilakukan untuk memastikan layanan transportasi berjalan aman, lancar, tepat waktu, dan nyaman bagi masyarakat.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemeriksaan kelayakan atau ramp check terhadap berbagai moda transportasi, mulai dari bus hingga kereta api. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan seluruh sarana transportasi memenuhi aspek keselamatan sebelum digunakan untuk melayani masyarakat.
Selain itu, Kemenhub juga menyiapkan program mudik gratis, termasuk fasilitas angkutan sepeda motor gratis bagi masyarakat.
Suntana mengimbau masyarakat agar turut mempersiapkan perjalanan sejak dini, mulai dari kondisi fisik, kendaraan, hingga perlengkapan perjalanan. Masyarakat juga diminta mematuhi aturan lalu lintas serta menjaga ketertiban dan keselamatan, khususnya ketika melintasi perlintasan kereta api.
Baca Juga: Pemerintah Siapkan Rp 883,4 Miliar untuk Diskon Tiket Nataru, Ini Rinciannya
Sementara itu, Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo meminta masyarakat merencanakan perjalanan lebih awal agar pemerintah dapat mengantisipasi kebutuhan transportasi dan menjaga keselamatan selama periode Nataru.
Di sisi lain, Dradjad juga mengimbau masyarakat tidak ragu berbelanja selama libur Natal dan Tahun Baru. Menurutnya, peningkatan konsumsi masyarakat dapat memberikan dorongan terhadap aktivitas ekonomi, terutama di daerah tujuan wisata.
"Jangan ragu-ragu berbelanja, karena kalau Anda berbelanja itu akan sangat membantu perekonomian, apalagi nanti di daerah, dan akan menyebarkan manfaat bagi rakyat banyak," ujarnya.
Dradjad berharap jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan selama musim Nataru tahun ini dapat melampaui proyeksi pemerintah.
"Mudah-mudahan bisa ada 130 juta lebih yang melakukan perjalanan selama musim Nataru," lanjutnya.
Baca Juga: Mudik Gratis Kemenhub Nataru 2026 Dibuka 12 Desember, Ini 10 Kota Tujuannya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_23102611123400.jpeg)
