kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Diperpanjang hingga Desember, anggaran BLT Dana Desa juga ditambah


Sabtu, 08 Agustus 2020 / 07:58 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah akan menambah anggaran sebesar Rp 53 miliar untuk BLT Dana Desa. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/hp.


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Tekanan ekonomi akibat virus corona mendorong pemerintah memperpanjang periode penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) hingga Desember 2020. Bersamaan itu, pemerintah menyiapkan tambahan anggaran BLT dana desa.

Di tengah pandemi virus corona (Covid-19), anggaran dana desa memang dialihkan menjadi BLT dana desa sebagai upaya perlindungan sosial. Belum pastinya akhir dari pandemi corona membuat BLT dana desa diperpanjang hingga Desember 2020.

"Kalau BLT disalurkan sampai Desember, ada beberapa desa yang duitnya enggak cukup," ujar Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar dalam konferensi pers, Selasa (4/8).

Baca Juga: Babak baru penyidikan kasus ledakan di Lebanon, 16 orang ditahan, aset dibekukan

Abdul Halim bilang, sebanyak 550 desa di 33 provinsi tidak memiliki anggaran yang cukup untuk tambahan dana desa. Hal itu akibat dari dana desa yang cair lebih awal dari biasanya.

Oleh karena itu, kekurangan BLT dana desa akan ditutupi oleh pemerintah. Abdul Halim mengatakan, hal tersebut telah disepakati oleh pemerintah. "Diharapkan dapat tambahan dana nilainya Rp 53 miliar sudah kita bahas di rapat tingkat menteri," ujarnya.

Abdul Halim menyampaikan, saat ini penyaluran BLT dana desa termin I bulan pertama sudah mencapai 99%. Angka tersebut setara dengan Rp 4,73 triliun untuk 7,88 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

Sedangkan total untuk penyaluran termin I sebesar Rp 12,24 triliun. Penyaluran untuk termin II telah mulai sebesar Rp 73,61 miliar dan termin III rencananya disalurkan bulan Oktober mendatang.

Baca Juga: Inilah 7 kandidat vaksin virus corona yang perkembangannya paling maju

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×