kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.025   42,00   0,23%
  • IDX 6.183   -13,53   -0,22%
  • KOMPAS100 807   -4,01   -0,49%
  • LQ45 612   -2,33   -0,38%
  • ISSI 214   -0,24   -0,11%
  • IDX30 345   -1,39   -0,40%
  • IDXHIDIV20 426   -2,15   -0,50%
  • IDX80 92   -0,41   -0,44%
  • IDXV30 117   -0,38   -0,32%
  • IDXQ30 110   -0,73   -0,66%

Diperiksa KPK, Anas datang tanpa bawa dokumen


Rabu, 27 Juni 2012 / 11:22 WIB
ILUSTRASI. Warga berjalan menggunakan payung saat turun hujan di Jakarta, Jumat (10/1/2020). Cuaca hari ini di Jabodetabek cerah hingga hujan ringan, menurut ramalan BMKG. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Edy Can


JAKARTA. Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum datang memenuhi pemanggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Anas datang dengan percaya diri tanpa persiapan khusus.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Saan Mustofa mengatakan, Anas datang tanpa membawa dokumen apapun. "Tidak ada persiapan. Dia datang untuk mengklarifikasi saja," kata Saan yang hadir di Gedung KPK, Rabu (27/7).

Anas diperiksa sebagai saksi dalam dugaan korupsi proyek Hambalang. Namanya disebut-sebut terlibat dalam dugaan korupsi proyek senilai Rp 2,5 triliun itu.

Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin menuding, Anas yang mengatur proyek tersebut. Dia menuduh Anas menggunakan dana hasil korupsi ini untuk biaya pemenangan dalam pemilihan ketua umum Partai Demokrat.

Anas sendiri datang sekitar pukul 10.00 WIB. Dia menganggap pemanggilan KPK ini sebagai momentum yang baik untuk mengklarifikasi tuduhan terhadap dirinya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×