kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Difoto saat merokok di KRI, Menteri Susi berang


Rabu, 11 Februari 2015 / 13:43 WIB
ILUSTRASI. Lokasi Agro Wisata petik jeruk di Bukit Ganjaran, Desa Wonoagung, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Jawa Timur.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Menteri Kelautandan Perikanan Susi Pudjiastuti kembali menjadi sorotan. Pasca menenggelamkan kapal pencuri ikan milik nelayan Thailand  yang diamankan pada Oktober 2014 lalu dari perairan Natuna, Kepulauan Riau, ia tertangkap kamera fotografer Tribun Batam tengah bersantai sambil berbaring dan memegang rokok di atas KRI Barakuda 633.

Atas pemberitaan tersebut, menteri Susi menyatakan keberatan. Foto pribadi tersebut seharusnya tidak dipublikasikan karena menyangkut privasi bos Maskapai Susi Air tersebut.

Lilly Aprilya Pregiwati, Kepala Pusat Data Statistik dan Informasi menyatakan selama proses peliputan penenggelaman kapal KM Laut Natuna 28 di KRI Barakuda 633, Menteri Kelautan dan Perikanan secara tegas menyampaikan kepada seluruh wartawan untuk tidak mengambil foto beliau pada saat beristirahat dan waktu pribadi.

"Namun demikian, terdapat wartawan yang tetap melakukan pengambilan foto, mencuri privasi dan mempublikasikannya demi mencari sensasi publik," ujarnya seperti dikutip dari situs KKP, Rabu (11/2).

Lilly  bilang, terkait hal ini, Susi secara pribadi telah menyampaikan keberatannya atas pemberitaan dimaksud dan menyampaikan teguran keras kepada media dan wartawan terkait.

Susi juga secara pribadi meminta maaf apabila telah mengusik kenyamanan publik karena tidak ada keinginan untuk memberikan contoh yang tidak baik kepada masyarakat. "Sesungguhnya merokok adalah suatu kebiasaan yang buruk dan Ibu Menteri saat ini berupaya keras untuk berhenti," imbuh Lilly.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×