kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Didampingi Mudjie Masaid, Angie datang ke KPK


Jumat, 27 April 2012 / 11:23 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah murid mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka di SD Negeri Cideng 07, Jakarta. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Tersangka kasus dugaan suap yang juga anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Angelina Sondakh alias Angie datang ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka.

Angie memenuhi panggilan dari KPK terkait kasus dugaan suap permainan anggaran di Kementerian Pemuda dan Olahraga dan di Kementerian Pendidikan Nasional. Saat datang ke KPK, hari ini Jumat (27/4), Angie datang bersama adik iparnya Mudjie Massaid.

Keduanya turun dari mobil Toyota Harrier hitam dan kompak mengenakan setelan baju berwarna hitam putih. Angie memakai atasan model kebaya encim putih dengan celana hitam dan sepatu heels hitam.

Adapun Mudjie memakai kemeja pendek putih dengan celana hitam. Angie memasuki kantor KPK dengan sesekali memberikan senyuman kepada wartawan. Namun begitu, dia sama sekali tidak nenjawab wartawan terkait kasus yang menerpanya itu.

Angie diduga KPK menerima suap untuk meloloskan anggaran Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Kementerian Pendidikan Nasional di Badan Anggaran (Banggar) DPR. Saat itu, Angie merupakan anggota Banggar DPR dari fraksi Demokrat.

Sejumlah saksi di persidangan untuk Nazaruddin pernah mengungkapkan, bahwa Angie sempat menerima uang Rp 5 miliar yang dikirim melalui staf bernama Jeffry. Uang itu untuk meloloskan proyek wisma atlet di DPR.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×