kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

DEN Rekomendasikan Langkah Strategis Hadapi Tarif Resiprokal AS


Minggu, 06 April 2025 / 09:15 WIB
DEN Rekomendasikan Langkah Strategis Hadapi Tarif Resiprokal AS
ILUSTRASI. Dewan Ekonomi Nasional (DEN) menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis kepada pemerintah Indonesia dalam menghadapi potensi penerapan tarif resiprokal oleh Amerika Serikat (AS) terhadap produk ekspor Indonesia.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Dewan Ekonomi Nasional (DEN) menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis kepada pemerintah Indonesia dalam menghadapi potensi penerapan tarif resiprokal oleh Amerika Serikat (AS) terhadap produk ekspor Indonesia. 

Rekomendasi ini merupakan respons proaktif atas dinamika kebijakan perdagangan yang semakin proteksionis dari Negeri Paman Sam.

Hingga batas waktu 2 April lalu, Indonesia telah diminta mempersiapkan secara rinci berbagai langkah antisipatif dan strategi negosiasi dengan AS. 

Dalam dokumen rekomendasinya, DEN menilai, Indonesia harus bersiap secara rinci dan terukur menghadapi berbagai kemungkinan kebijakan resiprokal yang bisa diterapkan Amerika Serikat (AS). 

Salah satu perhatian utama adalah perbedaan perlakuan tarif antara kedua negara. Saat ini, produk-produk impor asal AS dikenai tarif yang cenderung lebih rendah di Indonesia, sementara produk Indonesia menghadapi tarif yang lebih tinggi di pasar AS. 

Oleh karena itu, pemerintah didorong untuk mengidentifikasi sektor-sektor yang dapat disesuaikan guna menciptakan kesetaraan dalam hubungan dagang bilateral.

"Identifikasi kemungkinan tarif yang bisa diturunkan untuk produk utama impor dari AS," bunyi laporan rekomendasi DEN tersebut, dikutip Minggu (6/4).

Baca Juga: DEN Sebut Kebijakan Tarif Trump Berpotensi Positif Ke Ekonomi RI, Ini Syaratnya

Selain soal tarif, DEN juga meminta perhatian terhadap hambatan non-tarif yang masih dihadapi produk-produk asal AS di Indonesia. 

Dalam rangka menunjukkan komitmen terhadap reformasi dan keterbukaan perdagangan, pemerintah dapat mulai mengurangi hambatan tersebut, seperti larangan terbatas atau aturan teknis lain, yang juga sejalan dengan upaya deregulasi nasional.

Rekomendasi juga mencakup langkah untuk merespons kekhawatiran AS terhadap defisit perdagangannya dengan Indonesia. Dalam hal ini, pemerintah didorong untuk mengidentifikasi produk-produk dari AS yang memiliki potensi untuk ditingkatkan volume impornya, guna menunjukkan itikad baik dalam menyeimbangkan neraca perdagangan.

DEN juga menekankan pentingnya respons yang terkoordinasi antar kementerian dan lembaga. 

Tim lintas sektor perlu segera menganalisis rincian tarif yang dikenakan serta dasar pertimbangannya, sekaligus menyiapkan strategi balasan yang sesuai dengan kepentingan nasional.

Dalam konteks diplomasi, DEN juga menyarankan agar pemerintah segera mengirimkan delegasi tingkat tinggi untuk melakukan pendekatan langsung dengan tokoh-tokoh penting di lingkaran kebijakan AS, seperti Scott Bessent, Howard Lutnick, dan Jamieson Greer.

Pendekatan ini perlu dilakukan melalui berbagai jalur, baik formal maupun informal, guna meredam dampak kebijakan yang dapat merugikan Indonesia.

Baca Juga: Tarif Impor Indonesia untuk Barang dari AS Lebih Rendah, Pernyataan Trump Salah?

Lebih jauh, DEN menilai bahwa agar Indonesia bisa memperoleh manfaat dari arah kebijakan ekonomi pemerintahan Trump, maka reformasi struktural harus menjadi fokus utama. 

Reformasi ini mencakup upaya menarik relokasi investasi dari negara lain ke Indonesia serta diversifikasi pasar dan produk ekspor.

Penyelesaian perjanjian perdagangan seperti Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) juga menjadi prioritas strategis yang harus segera dirampungkan.

Selanjutnya: Dampak Tarif 32% Trump, Ekspor Turun dan Pajak Negara Tertekan

Menarik Dibaca: Rekomendasi 6 Film Mencekam Tentang Apokaliptik setelah Kiamat di Netflix

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

[X]
×