kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Demo 4 November, Jokowi: Silakan demo, asal tertib


Senin, 31 Oktober 2016 / 11:14 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Presiden Joko Widodo / Jokowi memerintahkan aparat keamanan bersiaga dalam menjaga keamanan aksi unjuk rasa pada 4 November mendatang. Dia juga memerintahkan aparat untuk bertindak profesional, khususnya bila ada aksi unjuk rasa yang menjurus ke tindakan anarkis.

Jokowi mengatakan, pemerintah menjamin hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat. Tapi, pemerintah juga akan jamin dan utamakan ketertiban umum.

"Demonstrasi adalah hak demokratis, tapi bukan hak memaksakan kehendak dan bukan hak untuk merusak," katanya dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Bey Mahmudin, Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden Senin (31/10).

Sejumlah elemen masyarakat akan Jumat (4/10) akan menggelar aksi unjuk rasa besar- besaran di Jakarta. Elemen pertama, berasal dari masyarakat Jakarta yang menuntut polisi untuk menuntaskan proses hukum terhadap dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta, alias Ahok.

Kedua, buruh yang menggelar aksi unjuk rasa untuk memperjuangkan kenaikan UMP 2017. Mirah Sumirat, Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia mengatakan, akan ada 1.000 peserta dari buruh yang akan ikut aksi unjuk rasa tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×