kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

Demo 4 November, Jokowi: Silakan demo, asal tertib


Senin, 31 Oktober 2016 / 11:14 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Presiden Joko Widodo / Jokowi memerintahkan aparat keamanan bersiaga dalam menjaga keamanan aksi unjuk rasa pada 4 November mendatang. Dia juga memerintahkan aparat untuk bertindak profesional, khususnya bila ada aksi unjuk rasa yang menjurus ke tindakan anarkis.

Jokowi mengatakan, pemerintah menjamin hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat. Tapi, pemerintah juga akan jamin dan utamakan ketertiban umum.

"Demonstrasi adalah hak demokratis, tapi bukan hak memaksakan kehendak dan bukan hak untuk merusak," katanya dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Bey Mahmudin, Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden Senin (31/10).

Sejumlah elemen masyarakat akan Jumat (4/10) akan menggelar aksi unjuk rasa besar- besaran di Jakarta. Elemen pertama, berasal dari masyarakat Jakarta yang menuntut polisi untuk menuntaskan proses hukum terhadap dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta, alias Ahok.

Kedua, buruh yang menggelar aksi unjuk rasa untuk memperjuangkan kenaikan UMP 2017. Mirah Sumirat, Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia mengatakan, akan ada 1.000 peserta dari buruh yang akan ikut aksi unjuk rasa tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×