kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   30.000   1,05%
  • USD/IDR 17.157   13,00   0,08%
  • IDX 7.624   -52,36   -0,68%
  • KOMPAS100 1.056   -6,56   -0,62%
  • LQ45 760   -4,37   -0,57%
  • ISSI 277   0,16   0,06%
  • IDX30 404   -2,51   -0,62%
  • IDXHIDIV20 489   -2,28   -0,46%
  • IDX80 118   -0,60   -0,51%
  • IDXV30 138   1,46   1,07%
  • IDXQ30 129   -0,80   -0,62%

Demi Pilkada serentak, Golkar resmi islah


Sabtu, 30 Mei 2015 / 21:04 WIB
ILUSTRASI. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) berencana mengalokasikan belanja modal alias capital expenditure (capex) senilai US$ 150 juta. Foto:Dok.Energi Mega Persada


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Partai Golkar resmi mencapai islah. Kesepakatan itu dicapai demi memastikan keikutsertaan Golkar dalam pemilihan kepala daerah serentak pada akhir tahun ini.

Penandatanganan kesepakatan islah dilakukan oleh pimpinan dua kubu yang berseteru, Aburizal Bakrie dan Agung Laksono, di hadapan Wakil Presiden sekaligus tokoh senior Golkar, Jusuf Kalla, di Jakarta, Sabtu (30/5/2015) sore.

Sebelum acara penandatangan, Kalla sempat membacakan empat poin yang disepakati oleh kedua kubu. Keempat poin itu adalah setuju mendahulukan kepentingan Partai Golkar ke depan sehingga dapat mengusung calon dalam pilkada serentak, setuju membentuk tim penjaringan bersama di daerah.

"Adapun calon yang akan diajukan harus memenuhi kriteria yang disepakati, dan pendaftaran calon kepala daerah pada Juli 2015 merupakan usulan dari Partai Golkar yang diakui oleh KPU," kata Kalla.

Kesepakatan itu ditandatangai oleh Aburizal, Agung Laksono, Idrus Marham dan Zainuddin Amali. Sementara Kalla diposisikan sebagai saksi.

"Bagaimana menghadapi partai lain dalam pilkada kalau kita pecah? Ini baru langkah pertama dan dibutuhkan langkah berikutnya," ucap Kalla. (Indra Akuntono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×