kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Delapan kasus tunggu pembentukan majelis komisi KPPU


Selasa, 15 Mei 2018 / 18:25 WIB
ILUSTRASI. Komisioner KPPU Periode 2018-2023


Reporter: Abdul Basith | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kelanjutan kasus yang masih menggantung nasibnya di Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) masih menunggu pembentukan majelis komisi.

Sampai saat ini status kasus tersebut masih dibekukan. Pembukaan pembekuan tersebut menunggu majelis komisi yang baru.

"Sebelumnya akan dibentuk majelis komisi yang menangani berdasarkan putusan dari rapat komisioner," ujar Komisioner (KPPU) periode 2018-2023 Chandra Setiawan saat konferensi pers, Selasa (15/5).

Total, terdapat delapan kasus yang dilimpahkan dari KPPU periode sebelumnya. Sebanyak empat kasus sudah berjalan.

Lebih rinci lagi Chandra bilang dua daribempat kasus yang sudah berjalan dalam tahap pemeriksaan awal. Sementara dua sisanya masuk dalam tahap pemeriksaan lanjutan.

"Di antara kasus itu ada mengenai persekongkolan tender proyek perbaikan stadion di Jogjakarta dan pembuatan jalan di Banten," terang Chandra.

Selain 4 kasus tersebut terdapat 4 kasus baru yang dilimpahkan. Kasus tersebut terkait dengan keterlambatan notifikasi merger.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×