kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Defisit anggaran terancam membengkak


Senin, 30 Agustus 2010 / 19:23 WIB


Reporter: Martina Prianti | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Badan Kebijakan Fiskal (BKF) memperkirakan, realisasi defisit anggaran pada tahun ini terancam naik jika pemerintah benar-benar batal merealisasikan program penghematan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Agus Supriyanto, Pejabat sementara Kepala Badan Kebijakan Fiskal mengatakan, beranjak dari pola realisasi BBM tahun sebelumnya serta melihat realisasi 2010 sampai Agustus, BKF menilai bila tidak dilakukan kebijakan pengendalian volume BBM bersubsidi tahun 2010 berpotensi melebihi pagunya di APBNP 2010 sebesar 36,5 juta kilo liter. "Bila pagu tersebut terlampaui maka akan tambah beban subsidi. Dampaknya akan meningkatkan defisit dari yang diperkirakan di laporan semester I 2010," ucap Agus via telepon genggam, Senin (30/8).

BKF mencatat, sampai 25 Agustus realisasi konsumsi BBM mencapai 21,8 juta kilo liter. Jumlah tersebut telah mencapai 59,9% dari target dalam APBNP 2010 yang mencapai 36,5 juta kilo liter.

Untuk itu pemerintah akan terus pantau perkembangan realisasi APBNP 2010 sampai dengan akhir tahun. "Ini supaya dapat mengendalikan risiko yang dapat timbul serta mengoordinasikan langkah-langkah antisipasinya," kata Agus. Sebagaimana diketahui, pemerintah memperkirakan kalau defisit anggaran pada tahun ini hanya 1,5% atau senilai Rp 95,1 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×