Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.455
  • EMAS666.000 0,60%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Dampak perang dagang, Menprin: Harus diantisipasi dengan mencari pasar baru

Kamis, 16 Mei 2019 / 18:58 WIB

Dampak perang dagang, Menprin: Harus diantisipasi dengan mencari pasar baru
ILUSTRASI. Pabrik baja Wuhan Iron & Steel

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia harus mencari pasar baru sebagai dampak perang dagang. Salah satu contohnya adalah industri stainless steel. Komoditas tersebut dikenakan bea masuk yang besar dari Amerika Serikat (AS) 25% dan anti dumping 22,5% dari China.

"Memang perang dagang harus kita antisipasi antara lain mencari pasar lain," ujar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di kompleks istana kepresidenan, Kamis (16/5). Salah satu pasar yang bisa dituju oleh Indonesia adalah Uni Eropa. Pasalnya komoditas tersebut dibutuhkan oleh industri maju seperti Uni Eropa.


Selain pemindahan pasar, Airlangga juga menyebutkan mengenai pengembangan investasi. Sejumlah negara terbuka bagi komoditas asal Indonesia dengan mengembangkan industri di daerah tujuan ekspor.

"Investasi di negara tersebut industri turunan di mereka, bahan baku dari kita," terang Airlangga. Ia pun mengungkapkan bahwa perang dagang menekan neraca dagang Indonesia. Hal itu menurunkan pasar dunia sehingga ekspor melemah.


Reporter: Abdul Basith
Editor: Yoyok
Video Pilihan

TERBARU
Hasil Pemilu 2019
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0617 || diagnostic_web = 0.3605

Close [X]
×