kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Dalam G20, kebijakan Indonesia dianggap tepat


Rabu, 16 April 2014 / 16:50 WIB
ILUSTRASI. Pekerja melintas di depan layar yang menampilkan informasi pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (18/11/2022). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/tom.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) mengadakan pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Washington DC pada 10-11 April kemarin. Kebijakan yang diambil pemerintah dan BI dalam menghadapi situasi fundamental ekonomi yaitu defisit transaksi berjalan dianggap tepat.

Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan, respon fiskal dengan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) untuk mengurangi subsidi BBM dianggap tepat.

"Sejauh ini investor memberi kepercayaan pada Indonesia," ujar Chatib yang dijumpai di Kementerian Keuangan Jakarta, Rabu (16/4).

Chatib menjelaskan, pengetatan kebijakan fiskal yang dilakukan pemerintah hanyalah bersifat jangka pendek. Tidak mungkin fiskal dilakukan pengetatan terus menerus.

"Makanya harus diimbangi dengan struktural reform," tandas Chatib.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×