kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

CSIS ramal jumlah pengangguran akibat corona akan didominasi dari industri pengolahan


Minggu, 03 Mei 2020 / 11:45 WIB


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto memproyeksikan, apabila pandemi virus corona di Indonesia bisa berakhir dengan cepat, atau setidaknya pada 29 Mei seperti asumsi Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB), maka tingkat pengangguran pada level 4,8%-5% kemungkinan bisa tercapai.

Namun, apabila pandemi ini berlangsung sampai Agustus maka diperkirakan target tersebut akan sulit dicapai.\

Baca Juga: BPS: Jika corona berakhir Mei 2020, target tingkat pengangguran 5% bisa tercapai

Ekonom Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Indonesia Fajar B. Hirawan menilai, apabila pandemi ini berlangsung sampai dengan Agustus, maka akan ada beberapa sektor yang akan menyumbang tingkat pengangguran terbanyak.

Diantaranya adalah sektor industri pengolahan, perdagangan, konstruksi, pertanian, serta jasa. Menurut Fajar, berbagai sektor tersebut memiliki kontribusi tenaga kerja yang cukup besar.

Fajar menjelaskan, bahkan sejak bulan April 2020 lalu, tingkat penurunan kinerja perekonomian Indonesia memang sudah cukup terlihat. Terutama pada industri pengolahan dengan tingkat penyumbang ekonomi sebesar 20%, perdagangan termasuk ritel sebesar 13%, dan konstruksi sebesar 10%.

"Sektor-sektor ini pun jika dilihat komposisi tenaga kerjanya cukup besar, yaitu 19% dari total tenaga kerja untuk sektor perdagangan, disusul industri pengolahan sebesar 14%, dan konstruksi sebesar 6%," ujar Fajar kepada Kontan.co.id, Minggu (3/5).

Baca Juga: Ini sektor yang diramal akan paling banyak hasilkan pengangguran

Ia melanjutkan, adanya gangguan suplai bahan baku akibat tidak lancarnya distribusi atau logistik internasional, serta penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) secara langsung mempengaruhi kinerja sektor-sektor tersebut.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×