kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

CSIS anggap demo-demo sudah menuju primordialisme


Kamis, 30 Maret 2017 / 19:06 WIB


Reporter: Handoyo | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Pemerintah diharapkan tegas dalam menyikapi aksi demo yang kerap dilakukan. Pasalnya, aksi demo yang dilakukan sudah mengarah pada primordialisme dan meresahkan pada masyarakat sehingga membuat kondisi politik semakin memanas.

Pengamat politik Center for Strategic and International Studies (CSIS) J Kristiadi mengatakan, saat ini masyarakat sudah terlalu jenuh dengan aksi demo yang sering terjadi. "Perlu ada ketegasan kepada pemerintah bila aksi demo yang dilajukan mengarah pada primordialisme," kata Kristiadi, Kamis (30/3).

Menurut Kristiadi, perlu adanya kedewasaan dari berbagai kalangan untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Namun, Kristiadi mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh para ulama yang menenangkan kondisi ini.

Sekadar catatan, Forum Umat Islam (FUI) akan menggelar aksi unjuk rasa yang dinamakan Aksi 313 atau 31 Maret. Aksi yang akan dilakukan besok meminta Presiden Joko Widodo untuk segera memberhentikan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari jabatan Gubernur DKI Jakarta karena menjadi terdakwa kasus dugaan penodaan agama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×