kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45775,30   4,34   0.56%
  • EMAS931.000 0,11%
  • RD.SAHAM -0.09%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.02%

Cegah radikalisme, rektor diminta awasi kegiatan mahasiswa


Rabu, 16 Mei 2018 / 17:34 WIB
Cegah radikalisme, rektor diminta awasi kegiatan mahasiswa
ILUSTRASI.

Reporter: Abdul Basith | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir meminta rektor untuk mengawasi kegiatan mahasiswa. Pengawasan tersebut perlu dilakukan untuk menangkal berkembangnya paham radikalisme dan intoleran. Nasir meminta adanya pendampingan terhadap kegiatan mahasiswa.

"Semua bidang silahkan kita ingin dikembangkan tetapi harus ada pendampingan," ujar Nasir, Rabu (16/5).


Selain pengawasan kegiatan mahasiswa, Nasir juga menyampaikan akan lebih selektif menerima calon mahasiswa. Pasalnya mahasiswa berasal dari berbagai kalangan. Nasir bilang kampus harus menjadi pusat ilmu pengetahuan. Oleh karena itu jangan sampai menjadi pusat radikalisme.

Tidak hanya mahasiswa, pengajar pun harus diawasi. "Bila ada dosen terlibat radikalisme, terorisme, intoleran harus kita cegah," terang Nasir.

Sanksi pun disiapkan untuk mencegah berkembangnya hal itu. Soal sanksi, Nasir bilang tergantung pada pelanggarannya dimulai dari peringatan keras, penurunan pangkat, hingga dikeluarkan.

"Ada dosen yang sudah diberhentikan sementara minggu lalu, kalau bergerak terus kita akan bertindak," jelas Nasir.

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×