CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.662   35,00   0,20%
  • IDX 6.430   -111,50   -1,70%
  • KOMPAS100 847   -11,13   -1,30%
  • LQ45 643   -6,84   -1,05%
  • ISSI 222   -4,83   -2,13%
  • IDX30 357   -3,95   -1,09%
  • IDXHIDIV20 446   -3,28   -0,73%
  • IDX80 97   -1,07   -1,09%
  • IDXV30 124   -1,08   -0,86%
  • IDXQ30 115   -0,88   -0,76%

Jelang Asian Games, Wapres minta masyarakat berikan informasi penanganan terorisme


Selasa, 15 Mei 2018 / 12:27 WIB
ILUSTRASI. TINJAU ARENA ASIAN GAMES 2018


Reporter: | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Peristiwa terorisme yang terjadi di Indonesia dinilai berdampak bagi pelaksanaan Asian Games 2018.

"Apa yang terjadi di bangsa kita yang juga kemungkinan berefek pada Asian Games 2018," ujar Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla (JK) saat pembukaan Global Forum Asian Games 2018, Selasa (15/5).

Meski begitu informasi mengenai penanganan terorisme dapat mencegah dampaknya. Informasi tersebut dinilai dapat menenangkan pihak asing untuk datang saat Asian Games 2018.

JK bilang orang asing tidak mengetahui perbedaan wilayah Indonesia. Sehingga, kejadian terorisme di Surabaya yang berjauhan dengan lokasi Asian Games 2018 di DKI Jakarta dan Palembang tetap berpotensi menyurutkan minat asing untuk bertandang ke Indonesia.

"Karena orang asing itu sama seperti kita, kalau terjadi sesuatu langsung kita takut masuk padahal mungkin kejadiannya di ujung utara," terang JK.

JK menghimbau agar masyarakat turut aktif dalam pencegahan terorisme. Termasuk dalam memberikan informasi terkait tindakan terorisme.

Informasi mengenai keamanan juga menjadi pertanyaan bagi pelaksanaan Asian Games di Indonesia. 

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi bilang mendapatkan pertanyaan mengenai kondisi Indonesia. "Beberapa negara mempertanyakan kondisi Indonesia," jelas Imam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×