kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Buruh akan mengepung Bandung pada 5 Desember


Kamis, 27 November 2014 / 08:51 WIB
ILUSTRASI. Nanas, buah yang bermanfaat menurunkan tekanan darah tinggi dan kolesterol jahat.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Buruh menyatakan akan melakukan aksi besar-besaran dengan mogok nasional pada10-11 Desember 2014. Sebagai pemanasan, mereka akan mengepung Kota Bandung pada 5 Desember mendatang.

"Tetap mogok nasional. Yang kita kritisi adalah kebijakan, bukan hanya sekadar rekomendasi," kata Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, kepada Kompas.com, Kamis (27/11/2014).

Iqbal mengatakan, pemanasan dilakukan di Bandung karena Jawa Barat merupakan provinsi yang paling luas wilayahnya juga banyak buruh.
Terkait hasil pertemuan dengan Komisi IX DPR RI pada Rabu kemarin, kata Iqbal, anggota dewan juga menolak kenaikan harga BBM. Selain itu, DPR juga menjanjikan akan memanggil Dewan Pengupahan di wilayah Bekasi (Jawa Barat) dan DKI Jakarta untuk mengetahui besaran Komponen Hidup Layak (KHL).

Terkait sikap represif kepolisian terhadap buruh yang melakukan aksi penolakan harga BBM, dia menyerahkan kepada DPR. Hanya saja, dia meminta Kapolri Jenderal Sutarman untuk menginstruksikan jajarannya agar tidak represif kepada buruh yang menolak kenaikan harga BBM. (Adysta Pravitra Restu)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×