kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 17.911   -17,00   -0,09%
  • IDX 6.193   74,07   1,21%
  • KOMPAS100 796   7,84   0,99%
  • LQ45 608   4,93   0,82%
  • ISSI 217   4,59   2,15%
  • IDX30 337   1,37   0,41%
  • IDXHIDIV20 431   1,76   0,41%
  • IDX80 91   0,94   1,05%
  • IDXV30 118   1,35   1,16%
  • IDXQ30 110   0,20   0,18%

Bulog Siap Salurkan 150.000 Ton Jagung untuk Peternak hingga Akhir 2026


Senin, 14 September 2026 / 11:51 WIB
Bulog Siap Salurkan 150.000 Ton Jagung untuk Peternak hingga Akhir 2026
ILUSTRASI. Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdani (KONTAN/Lailatul Anisah)


Reporter: Hervin Jumar | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perum Bulog siap menyalurkan tambahan jagung pakan sebanyak 150.000 ton untuk peternak hingga akhir 2026. 

Penugasan ini diberikan pemerintah untuk memperkuat pasokan jagung pakan, terutama bagi peternak skala menengah dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan Bulog siap menjalankan penugasan tersebut dengan memastikan ketersediaan stok dan memperkuat koordinasi agar jagung pakan dapat menjangkau peternak sasaran. 

Baca Juga: Pemerintah Kaji Pengganti Tax Holiday EBT, SUN Energy Usul Insentif Ini

“Realisasi SPHP Jagung yang telah mencapai lebih dari 66% menunjukkan program ini terus berjalan dan dimanfaatkan oleh peternak. Dengan adanya kebijakan penyaluran tambahan 150.000 ton hingga Desember 2026, Bulog siap menjalankan penugasan pemerintah dan memastikan jagung pakan tersedia serta dapat diakses oleh peternak sesuai ketentuan,” ujar Rizal dalam keterangan resminya, Senin (14/9/2026). 

Tambahan penyaluran tersebut diarahkan untuk mendukung kebutuhan peternak skala menengah dan UMKM. Pemerintah juga mengantisipasi potensi penurunan produksi jagung akibat kondisi kemarau.

Sementara itu, realisasi program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Jagung 2026 hingga saat ini baru mencapai 159.318,15 ton atau 66,05% dari target 241.199,5 ton.

Dengan demikian, masih terdapat sekitar 81.881,35 ton jagung dari target SPHP Jagung 2026 yang perlu dikejar. Realisasi penyaluran harian tercatat sekitar 259.650 kilogram.

Baca Juga: Tiba di Jakarta, Prabowo Bawa Pesan Kemandirian dari KTT BRICS

Pelaksanaan SPHP Jagung 2026 mengacu pada Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 16 Tahun 2026 tentang Penugasan Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah Tahun 2026 serta Surat Badan Pangan Nasional Nomor 494/TS.02.02/B/04/2026 mengenai pelaksanaan penyaluran SPHP Jagung di tingkat konsumen.

Rizal mengatakan penguatan SPHP Jagung penting karena biaya pakan menjadi salah satu komponen utama dalam usaha peternakan. 

Oleh karena itu, ketersediaan jagung pakan dengan harga terjangkau diharapkan dapat membantu menjaga keberlangsungan usaha peternak.

Bulog selanjutnya akan memperkuat koordinasi dengan Badan Pangan Nasional, pemerintah daerah, koperasi, dan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan penyaluran jagung pakan berjalan efektif dan tepat sasaran hingga akhir tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×