kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Bulog Pastikan Mutu Beras Nasional Berkualitas, Dorong Sertifikasi Penggilingan


Kamis, 30 Juli 2026 / 16:35 WIB
Bulog Pastikan Mutu Beras Nasional Berkualitas, Dorong Sertifikasi Penggilingan
ILUSTRASI. Ketersediaan pupuk subsidi dukung produksi beras (ANTARA FOTO/ADENG BUSTOMI)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perum Bulog memastikan beras berasal dari mitra penggilingan padi rakyat telah memenuhi standar kualitas yang ditetapkan pemerintah. Upaya ini demi menjaga mutu dan bagian penting dalam pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sekaligus memperkuat peran penggilingan rakyat dalam rantai pasok pangan nasional.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani juga memastikan beras dari mitra penggilingan padi rakyat memiliki kualitas yang memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah. 

Hal itu ditegaskan Rizal saat melakukan monitoring ke mitra penggilingan UD Gunslep yang berlokasi di Desa Turi Tempel, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak Jawa Tengah. 

Baca Juga: Penyaluran Rumah Subsidi 2025 Tembus 350.000 Unit, Tertinggi Sepanjang Sejarah FLPP

Rizal menyebut berdasarkan monitoring dilapangan menunjukkan bahwa mitra maklon Bulog telah melaksanakan proses serapan gabah dengan baik serta mampu mengoptimalkan proses pengolahan sehingga menghasilkan beras berkualitas. 

"Kondisi ini menjadi bukti bahwa penggilingan rakyat memiliki peran strategis dalam menjaga mutu Cadangan Beras Pemerintah," kata Rizal dalam keterangan resminya, Kamis (30/7/2026). 

Rizal menyampaikan bahwa Bulog akan terus mendorong peningkatan kualitas mitra penggilingan sebagai bagian dari persiapan program sertifikasi penggilingan yang direncanakan mulai diterapkan pada tahun 2027.

"Melalui peningkatan kualitas dan program sertifikasi pada 2027, kami ingin penggilingan rakyat semakin berdaya saing, memberikan nilai tambah bagi petani, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tegas Rizal. 

Hingga saat ini, serapan gabah dan beras Perum Bulog telah mencapai sekitar 3,5 juta ton. Sementara itu, total stok beras nasional yang dikelola mencapai sekitar 5,4 juta ton.

Rizal menegaskan prioritas Bulog tidak hanya menjaga ketersediaan stok nasional, tetapi juga memastikan setiap butir beras yang disimpan memiliki kualitas terbaik sehingga tetap layak dikonsumsi dalam jangka waktu yang panjang. Menurutnya, kualitas merupakan kunci dalam pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah.

Baca Juga: Alarm Ditjen Pajak! Nyaris Seluruh Kanwil Gagal Capai Target Pajak di 2025

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×