kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Bulog bantah impor beras dari India


Kamis, 02 Juni 2016 / 17:46 WIB


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. India dikabarkan tengah memfinalisasi kontrak ekspor beras ke Indonesia. Kesepakatan ekspor ini menurut berita Reuters, Kamis (2/6) dilakukan antara pemerintah dengan pemerintah. Dimana ekspor tersebut akan dilakukan melalui badan usaha milik negara (BUMN) India dengan Indonesia dalam hal ini Perum Bulog.

Namun, Direktur Pengadaan Perum Bulog, Wahyu membantah berita tersebut. Ia mengatakan tidak ada kesepakatan yang sudah dibuat antara Bulog dengan India dalam hal mengimpor beras. "Pemberitaan itu tidak benar," ujarnya singkat.

Kendati begitu, Wahyu enggan menjelaskan lebih lanjut, dalam hal apa rencana BUMN India tersebut berencana mengekspor beras ke Indonesia.

Sekretaris Perdagangan India Rita Teaotia mengatakan pihaknya meminta agar Food Corporation India menjual beras sekitar 1 juta ton ke Indonesia, negara importir beras terbesar di dunia. Kendati begitu, belum dijelaskan secara detail seperti apa kesepakatan kerjasama impor beras dari India tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×