CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.610   -17,00   -0,10%
  • IDX 6.521   -20,28   -0,31%
  • KOMPAS100 856   -2,36   -0,28%
  • LQ45 649   -0,67   -0,10%
  • ISSI 227   -0,50   -0,22%
  • IDX30 361   -0,51   -0,14%
  • IDXHIDIV20 450   0,08   0,02%
  • IDX80 98   -0,02   -0,02%
  • IDXV30 125   0,07   0,06%
  • IDXQ30 116   -0,07   -0,06%

BRG utamakan restorasi lahan gambut 2,68 juta ha


Jumat, 10 Juni 2016 / 11:07 WIB


Reporter: Muhammad Yazid | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Badan Restorasi Gambut telah merampungkan pemetaan areal gambut dengan skala 1:250.000. Dari hasil pemetaan itu, sebanyak 2,68 juta hektare (ha) lahan gambut diprioritaskan untuk direstorasi, dan sekitar 1,2 juta ha diantaranya ada di kawasan budidaya perkebunan.

Kepala Badan Restorasi Gambut Nazir Foead mengatakan, bila dirinci, dari total 2,68 juta ha lahan yang akan direstorasi, sekitar 2,3 juta ha merupakan kawasan budidaya dan sisanya merupakan kawasan hutan lindung. 

Dari total kawasan budidaya ini, sebanyak 1,2 juta ha berada di kawasan budidaya perkebunan dan kehutanan baik dalam bentuk konsesi hutan tanaman industri (HTI), hak pengusahaan hutan (HPH), dan konsesi perkebunan. 

"Kami akan konfirmasi ke perusahaan untuk mewajibkan restorasi," ungkapnya, Kamis (9/6).

Setidaknya, ada sekitar 531 perusahaan yang menguasai 1,2 juta ha lahan budidaya yang akan direstorasi ini. Rinciannya, sebanyak 174 perusahaan pemegang HTI, 30 perusahaan pemegang HPH, dan 327 perusahaan perkebunan sawit. 

Perusahaan itu antara lain PT Bumi Mekar Hijau, PT Bumi Andalas Permai, PT Riau Andalan Pulp and Paper, PT Pesona Belantara Persada, PT Diamond Raya Timber, PT Bumi Reksa Nusasejati, PT Gunung Hasrat, dan PT Globalindo Agung Lestari.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×