Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aktivitas pariwisata domestik Indonesia masih menunjukkan tren positif sepanjang sembilan bulan pertama 2026. Jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) tercatat meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu, bahkan mencapai level tertinggi sejak 2019.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah perjalanan wisnus selama Januari-September 2026 mencapai 938,84 juta perjalanan. Realisasi tersebut tumbuh 4,10% dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan, peningkatan tersebut mencerminkan aktivitas perjalanan masyarakat di dalam negeri yang masih mengalami pertumbuhan.
"Secara kumulatif, sepanjang Januari sampai dengan September 2026 jumlah perjalanan wisnus mencapai 938,84 juta perjalanan atau meningkat 4,10% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2025," ujar Ateng dalam konferensi pers BPS, Senin (2/11/2026).
Baca Juga: BPS: Jumlah Kunjungan Wisatawan Mancanegara Capai 12,01 Juta hingga September 2026
Meski demikian, jumlah perjalanan wisatawan domestik mengalami penurunan secara bulanan pada September 2026. BPS mencatat, perjalanan wisnus pada bulan tersebut mencapai 96,69 juta perjalanan, turun 7,30% dibandingkan Agustus 2026.
Namun, secara tahunan jumlah perjalanan wisnus masih tumbuh 2,47% dibandingkan September 2025.
Berbeda dengan tren perjalanan domestik, aktivitas perjalanan masyarakat Indonesia ke luar negeri justru mengalami pelemahan.
BPS mencatat, jumlah perjalanan wisatawan nasional (wisnas) pada September 2026 mencapai 600.061 perjalanan. Angka tersebut turun 6,69% dibandingkan Agustus 2026 dan merosot 13,69% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Ateng menjelaskan, penurunan perjalanan wisnas secara bulanan salah satunya dipengaruhi kenaikan harga tiket penerbangan internasional. Kenaikan harga tersebut antara lain terjadi pada rute penerbangan dari Aceh menuju Malaysia.
Baca Juga: PMI Manufaktur RI Kalahkan Vietnam dan Malaysia pada Oktober 2026
Selain faktor harga tiket, kondisi kabut asap yang terjadi pada September 2026 juga turut memengaruhi aktivitas penerbangan internasional.
"Penurunan perjalanan wisnas secara bulanan ini seiring dengan peningkatan harga tiket penerbangan internasional. Contohnya dari Aceh ke Malaysia mengalami peningkatan. Serta ada fenomena kabut asap yang terjadi pada bulan September yang tentunya ini memengaruhi penerbangan di level internasional," jelas Ateng.
Secara kumulatif, jumlah perjalanan wisnas sepanjang Januari-September 2026 mencapai 6,51 juta perjalanan. Realisasi tersebut mengalami penurunan 4,60% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














