kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.531.000   5.000   0,20%
  • USD/IDR 18.153   -6,00   -0,03%
  • IDX 5.097   39,78   0,79%
  • KOMPAS100 657   5,57   0,85%
  • LQ45 518   2,72   0,53%
  • ISSI 170   0,84   0,50%
  • IDX30 291   1,43   0,49%
  • IDXHIDIV20 391   -0,27   -0,07%
  • IDX80 76   0,57   0,76%
  • IDXV30 109   -0,28   -0,25%
  • IDXQ30 97   -0,51   -0,52%

BPS: Rata-rata Jumlah Penumpang Transportasi Turun pada September 2026


Senin, 02 November 2026 / 17:24 WIB
BPS: Rata-rata Jumlah Penumpang Transportasi Turun pada September 2026
ILUSTRASI. BPS mencatat jumlah penumpang angkutan transportasi mengalami penurunan di September 2026 dengan hanya angkutan kereta yang masih naik (ANTARA FOTO/ARIF FIRMANSYAH)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penumpang angkutan transportasi mengalami penurunan secara bulanan pada September 2026. Penurunan terjadi pada hampir seluruh moda transportasi, kecuali angkutan kereta yang masih mencatatkan pertumbuhan.

Dalam rincian data paparan BPS, jumlah penumpang angkutan laut domestik pada September 2026 tercatat sebanyak 2,45 juta orang. Jumlah tersebut turun 10,11% secara bulanan (month to month/mtm), tetapi masih tumbuh 2,61% secara tahunan (year on year/yoy).

Penurunan lebih dalam terjadi pada angkutan udara domestik. Jumlah penumpang moda transportasi ini tercatat sebanyak 4,22 juta orang, turun 12,81% mtm dan 12,39% yoy.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Kredit Perempuan Prasejahtera Rp 2,6 Triliun, Ini Skemanya

Sementara itu, jumlah penumpang angkutan udara internasional juga mengalami penurunan 8,99% mtm dan 2,92% yoy.

Berbeda dengan moda transportasi lainnya, angkutan kereta mencatatkan peningkatan jumlah penumpang. Pada September 2026, jumlah penumpang kereta mencapai 48,55 juta orang, naik 0,47% mtm dan 7,83% yoy.

Adapun jumlah penumpang angkutan sungai, danau, dan penyeberangan (ASDP) mengalami penurunan 9,18% mtm. Namun, secara tahunan jumlah penumpangnya masih tumbuh 7,54%.

Ateng mengatakan, secara bulanan jumlah penumpang pada hampir seluruh moda transportasi mengalami penurunan. Namun, jika dibandingkan dengan September 2025, sebagian besar moda transportasi justru mencatatkan peningkatan.

"Hanya moda angkutan udara domestik yang mengalami penurunan sebesar 12,39% dan moda angkutan udara internasional yang mengalami penurunan sebesar 2,92% dibandingkan dengan kondisi September tahun 2025," ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dalam konferensi pers, Senin (2/11/2026).

Baca Juga: Pengeluaran Turis untuk Mamin Naik, BPS Dorong Anak Muda Buka Peluang Usaha

Di sisi angkutan barang, kinerja transportasi pada September 2026 juga menunjukkan perkembangan yang beragam.

"Angkutan (barang) udara domestik turun 4,05% mtm dan 7,78% yoy. Angkutan kereta turun 4,65% mtm dan 4,61% yoy," ujar Ateng.

Sebaliknya, Ateng menyebut angkutan barang melalui laut domestik mencatatkan pertumbuhan. Volume angkutan laut domestik naik 1,10% mtm dan 10,81% yoy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×