kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.704.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.310   25,00   0,15%
  • IDX 6.803   14,96   0,22%
  • KOMPAS100 1.005   -3,16   -0,31%
  • LQ45 777   -4,08   -0,52%
  • ISSI 212   1,22   0,58%
  • IDX30 402   -2,62   -0,65%
  • IDXHIDIV20 484   -3,58   -0,73%
  • IDX80 114   -0,52   -0,46%
  • IDXV30 119   -0,94   -0,79%
  • IDXQ30 132   -0,40   -0,30%

BPS: Nilai Impor Juni 2023 Merosot 19,40%


Senin, 17 Juli 2023 / 11:39 WIB
BPS: Nilai Impor Juni 2023 Merosot 19,40%
ILUSTRASI. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai impor pada periode tersebut mencapai US$ 17,15 miliar.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai impor pada Juni 2023 merosot tajam. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai impor pada periode tersebut mencapai US$ 17,15 miliar. Nilai impor turun 19,40% month on month (MoM) dibandingkan Mei  2023 yang sebesar US$ 21,28 miliar.

Sekretaris Utama BPS Atqo Mardiyanto mengatakan, penurunan impor ini terjadi baik secara tahunan maupun bulanan. Secara tahunan, nilai impor mengalami kontraksi sebesar 18,35% secara year on year (YoY).

“Total nilai impor mengalami penurunan cukup dalam baik secara tahunan maupun bulanan setelah mengalami kenaikan pada bulan sebelumnya,” tutur Atqo dalam rilis BPS, Senin (17/7).

Baca Juga: BPS Catat Ekspor Juni 2023 Sebesar US$ 20,61 Miliar, Turun 5,8% dari Mei 2023

Menurut dia, penurunan impor terjadi pada kelompok minyak dan gas (migas) dan nonmigas. Nilai impor migas mencapai US$ 2,22 miliar atau turun 29,12% MoM. Sedangkan untuk impor nonmigas mencapai US$ 14,93 miliar, atau turun 17,73% MoM.

Atqo menyampaikan, penurunan impor nonmigas ini terjadi pada beberapa komoditas. Di antaranya, mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya (HS 84) turun 16,48%, mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya turun 18,44%, kendaraan dan bagiannya (HS 87) turun 26,89%.

Sementara penurunan impor migas antara lain karena, adanya penurunan pada impor minyak mentah yang turun sebesar 43,24%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

[X]
×