kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BPS: Neraca dagang Indonesia bulan Maret 2020 masih surplus US$ 743 juta


Rabu, 15 April 2020 / 12:07 WIB
ILUSTRASI. Neraca perdagangan Indonesia bulan Maret 2020 surplus US$ 743 juta


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Neraca dagang Indonesia bulan Maret 2020 kembali mengalami surplus. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, surplus neraca perdagangan pada bulan Maret sebesar US$ 743,4 juta. 

"Tentu angka ini cukup menggembirakan di tengah situasi yang tidak menentu," kata Kepala BPS Suhariyanto di dalam telekonferensi daring, Rabu (15/4).

Surplus neraca dagang di dapat setelah surplus sektor non-migas mencapai US$ 1,68 miliar. Dan di saat uang sama sektor migas malah mencatatkan defisit US$ 932,6 juta.

Baca Juga: Impor Lesu Karena Corona, Neraca Dagang Indonesia Bisa Surplus

Sementara itu, sepanjang bulan Maret lalu, nilai ekspor Indonesia sebesar US$ 14,09 miliar atau naik 0,23% secara month-to-month (mom). Namun, posisi tersebut turun 0,20% dibandingkan Maret 2019. 

Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia Januari–Maret 2020 sebesar US$ 41,79 miliar atau meningkat 2,91% dibanding periode yang sama tahun 2019. 

Sementara itu, nilai impor Indonesia pada bulan Maret 2020 tercatat sebesar US$ 13,35 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 15,6% secara mom, sedangkan secara yoy mengalami penurunan tipis sebesar 0,75%.

Walau masih surplus, namun posisi neraca perdagangan bulan Maret turun dari bulan Februari yang surplus mencapai US$ 2,34 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×