kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.531.000   5.000   0,20%
  • USD/IDR 18.168   9,00   0,05%
  • IDX 5.105   48,15   0,95%
  • KOMPAS100 659   7,25   1,11%
  • LQ45 519   3,87   0,75%
  • ISSI 170   1,07   0,63%
  • IDX30 292   1,94   0,67%
  • IDXHIDIV20 392   0,63   0,16%
  • IDX80 76   0,79   1,05%
  • IDXV30 110   0,33   0,30%
  • IDXQ30 98   -0,22   -0,22%

BPS: Inflasi Pada Oktober 2026 Turun Jadi 0,22%


Senin, 02 November 2026 / 11:19 WIB
BPS: Inflasi Pada Oktober 2026 Turun Jadi 0,22%
ILUSTRASI. Warga berbelanja di kios sembako di Pasar Kebayoran Lama Jakarta (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, Indeks Harga Konsumen (IHK) mencatatkan inflasi sebesar 0,22% month to month (mtm) pada Oktober 2026, atau turun dari bulan sebelumnya yang mencapai 0,30% mtm.

Sementara itu, secara tahunan inflasi tercatat sebesar 3,23% year on year (yoy), lebih rendah dari bulan sebelumnya yang mencapai 3,28% yoy. Namun inflasi secara tahun kalender atau year to date (ytd) mencapai 2,40%, meningkat dari bulan sebelumnya yang mencapai 2,17%.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menyampaikan, pada periode tersebut terjadi kenaikan IHK dari 112,31 pada September 2026 menjadi 112,56 pada Oktober 2026.

Baca Juga: Pembalut Belum Bebas PPN, DJP Ungkap Alasan dan Ketentuan Pajaknya

“Kelompok pengeluaran pendorong inflasi bulanan terbesar pada makanan, minuman dan tembakau dengan inflasi 0,51% mtm,”  tutur Ateng dalam konferensi pers, Senin (2/11/2026).

Adapun kelompok makanan, minuman dan tembakau ini memberikan andil terhadap inflasi sebesar 0,15% mtm.

Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi pada kelompok ini adalah cabai merah dengan andil inflasi 0,13% mtm, cabai rawit dengan andil inflasi 0,05% mtm, serta tomat dengan andil inflasi 0,04% mtm, menyusul sawi hijau atau cipang, serta sawi putih atau pecai dengan andil inflasi masing-masing 0,01% mtm.

Lebih lanjut, komoditas lainnya yang juga memberikan andil inflasi dominan utamanya adalah tarif angkutan udara dengan andil inflasi sebesar 0,01% mtm.

Pada Oktober 2026, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami deflasi 0,06% mtm, dengan andil deflasi 0,01% mtm.

“Komoditas yang dominan memberikan andil deflasi pada kelompok ini adalah, emas perhiasan dengan andil deflasi 0,01% mtm,” ungkapnya.

Baca Juga: Impor Melonjak, Surplus Neraca Dagang pada September Diproyeksi Menyusut

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU

[X]
×