kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.030   144,36   2,45%
  • KOMPAS100 800   24,44   3,15%
  • LQ45 602   15,37   2,62%
  • ISSI 207   5,96   2,96%
  • IDX30 342   7,40   2,21%
  • IDXHIDIV20 421   7,31   1,77%
  • IDX80 90   2,54   2,89%
  • IDXV30 114   3,40   3,09%
  • IDXQ30 110   2,02   1,87%

BPS Catat Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I-2023 Capai 5,03%


Jumat, 05 Mei 2023 / 09:24 WIB
ILUSTRASI. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pertumbuhan ekonomi kuartal I-2023 tumbuh 5,03% secara tahunan (yoy). KONTAN/Cheppy A. Muchlis/


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pertumbuhan ekonomi tumbuh lebih tinggi pada kuartal I-2023, bila dibandingkan kuartal sebelumnya maupun periode sama tahun sebelumnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, perekonomian pada tiga bulan pertama tahun ini tumbuh 5,03% secara tahunan (yoy).

Ini lebih tinggi dari capaian pertumbuhan ekonomi kuartal I-2022 yang sebesar 5,025 secara tahunan dan lebih tinggi dari pertumbuhan kuartal IV-2022 yang sebesar 5,01% secara tahunan.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik Moh. Edy Mahmud mengatakan, Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia atas dasar harga berlaku (ADHB) sebesar Rp 5.071,75.0  triliun.

Baca Juga: IMF Peringatkan Risiko Utang di Era Suku Bunga Tinggi, Bagaimana dengan Indonesia?

Kemudian, bila dilihat atas dasar harga konstan (ADHK) tercatat Rp 2.961,2 triliun.

Edy menyebut, capaian pertumbuhan ekonomi ini cukup manis. Bahkan menunjukkan kalau pertumbuhan ekonomi Indonesia masih gigih.

"Ini menunjukkan perekonomian Indonesia yang masih stabil. Kalau diperhatikan, dari kuartal IV-2021 pertumbuhan terus di atas 5% yoy," tutur Edy dalam konferensi pers, Jumat (5/5) di Jakarta.

Namun, bila melihat secara kuartalan, pertumbuhan ekonomi nampak terkontraksi 0,92%.

Hanya saja, Edy bilang ini sesuai dengan pola musiman. Memang biasanya, pertumbuhan ekonomi secara kuartalan mencatat pertumbuhan negatif pada awal tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×