kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

BPS mencatat inflasi bulanan Oktober sebesar 0,07%


Senin, 02 November 2020 / 11:16 WIB
ILUSTRASI. Kepala BPS Suhariyanto saat memaparkan data neraca dagang September 2020 di kantor BPS Pusat, Jakarta, Kamis (15/10/2020).


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah tiga bulan berturut-turut mengalami deflasi, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, terjadi inflasi pada Indeks Harga Konsumen (IHK) Oktober 2020. 

Kepala BPS Suhariyanto menyebut, inflasi pada bulan lalu sebesar 0,07% mom. 

Dengan demikian, inflasi tahun kalender (Januari 2020 - Oktober 2020) sebesar 0,95% ytd. Dan inflasi secara tahunan tercatat sebesar 1,44% yoy. 

Inflasi Oktober dipicu oleh naiknya sebagian besar komponen yakni kelompok makanan, minuman dan tembakau, kelompok pakaian dan alas kaki, kelompok kesehatan, kelompok rekreasi, olahraga dan budaya, kelompok pendidikan dan kelompok penyediaan makanan dan minuman.

"Inflasi secara tahunan memang meningkat dari September 2020 yang sebesar 1,42% yoy. Tetapi, dengan catatan kalau dibadningkan posisi bulan Oktober 2019, inflasi pada Oktober 2020 ini tergolong masih lebih rendah," kata Kepala BPS Suhariyanto, Senin (2/11). 

Baca Juga: PMI Manufaktur Indonesia masih memburuk di level 47,8 pada Oktober 2020

Suhariyanto menjelaskan, inflasi pada bulan Oktober 2020 tersebut didorong oleh peningkatan harga beberapa komoditas. Seperti cabai merah dengan andil terhadap inflasi sebesar 0,09% mom, bawang merah dengan andil 0,02%, serta minyak goreng dengan andil 0,09%. 

Akan tetapi, BPS juga menemukan ada beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga sehingga menghambat laju inflasi, seperti komoditas telur ayam ras dengan andil terhadap deflasi sebesar 0,02%, juga daging ayam ras dan beberapa jenis buah-buahan yang memberi andil pada deflasi sebesar 0,01%. 

Selain itu, ada juga penurunan harga transportasi yang mengalami deflasi sebesar 0,14% mom dan menyumbang deflasi sebesar 0,02% mom. Komoditas yang dominan memberi andil deflasi pada kelompok ini adalah tarif angkutan udara yang memberi andil sebesar 0,05% terhadap deflasi.

Selanjutnya: Diproyeksi inflasi 0,08% mom pada Oktober 2020, ini komoditas penyumbangnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×