kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.135   21,00   0,12%
  • IDX 7.520   61,71   0,83%
  • KOMPAS100 1.041   11,44   1,11%
  • LQ45 748   1,17   0,16%
  • ISSI 272   3,42   1,27%
  • IDX30 400   0,13   0,03%
  • IDXHIDIV20 487   -3,21   -0,65%
  • IDX80 116   0,77   0,67%
  • IDXV30 135   -0,05   -0,04%
  • IDXQ30 129   -0,85   -0,66%

Pembatasan BBM subsidi ditunda hingga Juli mendatang


Senin, 28 Februari 2011 / 16:44 WIB
ILUSTRASI. BCA optimistis akhir 2020 ini sudah lebih dari 90% kartu debit BCA menggunakan chip./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/31/12/2018.


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Rencana pembatasan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang sedianya akan diterapkan pada April mendatang urung terlaksana. Rencana itu akan ditunda hingga Juli mendatang.

“Itu sudah (keputusannya) ditunda, nanti Juli,” kata Ketua Kajian Dampak Sosial Ekonomi Pengaturan BBM Endah Murniningtyas, saat ditemui di DPR, Senin (28/2). Endah mengatakan, pembatasan konsumsi BBM bersubsidi itu akan dilaksanakan serentak di seluruh Pulau Jawa.

Menurutnya, keputusan tersebut tidak bisa dipisahkan dari rencana awal yang sebelumnya rencana pembatasan BBM bersuibsidi akan dilaksanakan pada April mendatang namun hanya berlaku bagi Jabodetabek saja. “Ini digabung sekalian, di seluruh Jawa. Ini supaya nggak bocor. Kan susah kalau lokalnya dibatas-batasin," katanya.

Sayang, Endah enggan memaparkan secara rinci hasil kajian tim pengaturan BBM itu. Namun, ia mengatakan, salah satu alasan penundaan tersebut karena penerapan pembatasan BBM bersubsidi tidak efektif jika dilaksanakan pada April mendatang.

Meski menunda, Endah memastikan pemerintah tidak akan menaikkan harga premium. “Nggak dong, kan sudah dipilih ada pembatasan,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×