kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

BPK Minta Pemerintah Percepat Realisasi Stimulus Infrastruktur


Rabu, 22 Juli 2009 / 18:55 WIB


Reporter: Hans Henricus |

JAKARTA. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) meminta pemerintah untuk mempercepat realisasi stimulus infrastruktur ketimbang fasilitas keringanan pajak.

Menurut Ketua BPK Anwar Nasution, apabila tujuan stimulus itu untuk meningkatkan kegiatan ekonomi, daya beli tumbuh, dan menciptakan lapangan kerja, maka seharusnya Pemerintah mempercepat kucuran stimulus infrastruktur.

Selain itu, stimulus infrastruktur lebih identik dengan belanja negara untuk kepentingan pemulihan ekonomi. "Yang lebih penting saat ini adalah pengeluaran negara untuk menumbuhkan ekonomi harus dipercepat," kata Anwar seusai seminar akuntabilitas seusai seminar transparansi akuntabilitas keuangan negara dan daerah di kantor BPK, Rabu (21/7).

Seperti diberitakan Kontan sebelumnya, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mencatata penyerapan stimulus infrastruktur sudah menunjukkan peningkatan. Jika di akhir bulan Mei 2009 lalu penyerapan stimulus baru sekitar 2% dari total alokasi sebesar Rp 12,2 triliun, evaluasi terakhir Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menunjukkan, penyerapan stimulus saat ini sudah melebihi 5%.



Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×