kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

BPK belum tuntaskan audit dana bansos


Senin, 01 Februari 2021 / 20:35 WIB
BPK belum tuntaskan audit dana bansos
ILUSTRASI. Gedung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Jakarta.


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) belum menyelesaikan audit dana program bantuan sosial (bansos) yang merupakan program jaring pengaman sosial dalam pandemi virus corona (Covid-19). Sebelumnya direncanakan audit rampung akhir Januari 2021.

"Belum (selesai), karena pembatasan sosial begini jadi banyak kendala di lapangan," ujar Anggota III BPK Achsanul Qosasi saat dihubungi Kontan.co.id, Senin (1/2).

Dana bansos memang menjadi perhatian selama pandemi Covid-19 setelah terungkapnya kasus korupsi yang dilakukan Juliari Batubara saat menjabat Menteri Sosial.

Baca Juga: Ekonom nilai bansos dapat diprioritaskan ke masyarakat yang kehilangan pekerjaan

Juliari diduga melakukan korupsi terkait dana bansos di Jabodetabek. Oleh karena itu nantinya hasil audit juga akan diserahkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menangani kasus tersebut.

"Iya (nanti hasil audit diserahkan ke KPK)," jawabnya.

Sebelumnya, Achsanul menjelaskan, audit pemeriksaan mencakup beberapa fokus utama. Antara lain kualitas bansos yang sudah sesuai atau belum serta penyaluran atau distribusi bansos kepada masyarakat yang tepat sasaran atau sebaliknya.

Selanjutnya: Kasus corona melonjak, pola pemulihan ekonomi Indonesia bisa V-shape atau W-shape

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×