CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

BPJS Kesehatan akan tutup defisit dengan skema SCF


Senin, 29 Juli 2019 / 17:07 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menyiapkan skema supply chain financing (SCF).

Hal itu untuk menutup defisit yang terjadi di kas BPJS Kesehatan saat ini. Skema SCF digunakan untuk menutup keterlambatan bayar kepada rumah sakit.

"Keterlambatan bayar ditutup dulu dengan mekanisme SCF," ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahmi Idris di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (29/7).

SCF akan membuat rumah sakit dapat terus melayani. Hal itu akan menjaga arus kas yang terdapat di rumah sakit tersebut.

Berkaitan dengan defisit, angka defisit BPJS Kesehatan terus berjalan. Meski begitu, Fahmi mengatakan belum ada keputusan untuk menaikkan iuran.

"Belum, makanya kita akan bahas lagi rapat tingkat menteri," terang Fahmi.

Fahmi juga melaporkan kepada Presiden Joko Widodo terkait adanya ketidaksesuaian pendapatan dengan belanja. BPJS Kesehatan akan melakukan pembenahan sistem menyeluruh.

Seluruh aspek dari sistem BPJS akan dievaluasi. Seperti aspek kepesertaan yang selama ini masih menimbulkan masalah di BPJS Kesehatan.













 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×