kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.557.000   3.000   0,12%
  • USD/IDR 18.093   -96,00   -0,53%
  • IDX 5.030   110,49   2,25%
  • KOMPAS100 648   16,04   2,54%
  • LQ45 514   12,41   2,48%
  • ISSI 166   2,88   1,77%
  • IDX30 289   6,27   2,22%
  • IDXHIDIV20 389   6,59   1,72%
  • IDX80 75   1,80   2,47%
  • IDXV30 108   1,64   1,54%
  • IDXQ30 97   2,23   2,35%

BPJS Kesehatan akan tutup defisit dengan skema SCF


Senin, 29 Juli 2019 / 17:07 WIB


Reporter: | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menyiapkan skema supply chain financing (SCF).

Hal itu untuk menutup defisit yang terjadi di kas BPJS Kesehatan saat ini. Skema SCF digunakan untuk menutup keterlambatan bayar kepada rumah sakit.

"Keterlambatan bayar ditutup dulu dengan mekanisme SCF," ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahmi Idris di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (29/7).

SCF akan membuat rumah sakit dapat terus melayani. Hal itu akan menjaga arus kas yang terdapat di rumah sakit tersebut.

Berkaitan dengan defisit, angka defisit BPJS Kesehatan terus berjalan. Meski begitu, Fahmi mengatakan belum ada keputusan untuk menaikkan iuran.

"Belum, makanya kita akan bahas lagi rapat tingkat menteri," terang Fahmi.

Fahmi juga melaporkan kepada Presiden Joko Widodo terkait adanya ketidaksesuaian pendapatan dengan belanja. BPJS Kesehatan akan melakukan pembenahan sistem menyeluruh.

Seluruh aspek dari sistem BPJS akan dievaluasi. Seperti aspek kepesertaan yang selama ini masih menimbulkan masalah di BPJS Kesehatan.













 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×