kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.624.000   -40.000   -1,50%
  • USD/IDR 17.783   18,00   0,10%
  • IDX 6.596   -4,17   -0,06%
  • KOMPAS100 859   -4,53   -0,52%
  • LQ45 652   -2,54   -0,39%
  • ISSI 229   -0,27   -0,12%
  • IDX30 365   -1,19   -0,33%
  • IDXHIDIV20 451   -1,09   -0,24%
  • IDX80 98   -0,50   -0,51%
  • IDXV30 124   -1,26   -1,01%
  • IDXQ30 117   -0,24   -0,20%

Bos Alfamart hampiri kasir Tax Amnesty


Jumat, 30 September 2016 / 21:30 WIB


Reporter: Sanny Cicilia | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Bos Alfamart Djoko Susanto menilai, para pengusaha akan rugi bila tidak memanfaatkan program pengampunan pajak atau tax amnesty.

"Kalau pengusaha enggak ikut tax amnesty, itu pengusaha gile ," ujar Djoko sembari tertawa saat jumpa pers di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jumat (30/9).

Pernyataan Djoko itu membuat bos Grup Sinarmas Franky Widjaja yang duduk bersebelahan ikut tertawa. Selain keduanya, jumpa pers juga dihadiri oleh Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi.

Menurut Djoko, program tax amnesty yang dilaksanakan pemerintah merupakan program langka. Oleh karena itu para pengusaha seharusnya memanfaatkan program tersebut untuk melaporkan harta-harta yang belum dilaporkan selama ini. 

"Saya kira ini kesemapatan yang bagus untuk pengusaha karena langka kemungkinan program ini enggak akan ada lagi," kata Djoko.

Sebagai pengusaha yang juga bekerja sama dengan para pengusaha waralaba, Djoko mengimbau para pengusaha waralaba yang merupakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk ikut memanfaatkan program tax amnesty.

Saat ini Alfamart sudah memiliki 12.000 gerai diseluruh Indonesia. Dari jumlah itu, sekitar 3.000 gerai merupakan waralaba. Menurut Djoko, sekitar 9.000 gerai Alfamart yang bukan waralaba sudah tercatat di 300 Kantor Pelayanan Pajak (KPP) diseluruh Indonesia. (Yoga Sukmana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×