kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.870   24,00   0,14%
  • IDX 8.885   -52,03   -0,58%
  • KOMPAS100 1.226   -2,75   -0,22%
  • LQ45 867   -1,47   -0,17%
  • ISSI 324   0,11   0,04%
  • IDX30 441   1,22   0,28%
  • IDXHIDIV20 520   3,38   0,65%
  • IDX80 136   -0,29   -0,21%
  • IDXV30 144   0,32   0,22%
  • IDXQ30 142   1,10   0,79%

Bos Alfamart hampiri kasir Tax Amnesty


Jumat, 30 September 2016 / 21:30 WIB
Bos Alfamart hampiri kasir Tax Amnesty


Reporter: Sanny Cicilia | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Bos Alfamart Djoko Susanto menilai, para pengusaha akan rugi bila tidak memanfaatkan program pengampunan pajak atau tax amnesty.

"Kalau pengusaha enggak ikut tax amnesty, itu pengusaha gile ," ujar Djoko sembari tertawa saat jumpa pers di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jumat (30/9).

Pernyataan Djoko itu membuat bos Grup Sinarmas Franky Widjaja yang duduk bersebelahan ikut tertawa. Selain keduanya, jumpa pers juga dihadiri oleh Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi.

Menurut Djoko, program tax amnesty yang dilaksanakan pemerintah merupakan program langka. Oleh karena itu para pengusaha seharusnya memanfaatkan program tersebut untuk melaporkan harta-harta yang belum dilaporkan selama ini. 

"Saya kira ini kesemapatan yang bagus untuk pengusaha karena langka kemungkinan program ini enggak akan ada lagi," kata Djoko.

Sebagai pengusaha yang juga bekerja sama dengan para pengusaha waralaba, Djoko mengimbau para pengusaha waralaba yang merupakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk ikut memanfaatkan program tax amnesty.

Saat ini Alfamart sudah memiliki 12.000 gerai diseluruh Indonesia. Dari jumlah itu, sekitar 3.000 gerai merupakan waralaba. Menurut Djoko, sekitar 9.000 gerai Alfamart yang bukan waralaba sudah tercatat di 300 Kantor Pelayanan Pajak (KPP) diseluruh Indonesia. (Yoga Sukmana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×