kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.968   76,00   0,42%
  • IDX 5.996   -105,58   -1,73%
  • KOMPAS100 780   -15,35   -1,93%
  • LQ45 588   -9,94   -1,66%
  • ISSI 208   -3,96   -1,87%
  • IDX30 333   -5,18   -1,53%
  • IDXHIDIV20 407   -5,84   -1,41%
  • IDX80 88   -1,81   -2,01%
  • IDXV30 110   -1,07   -0,96%
  • IDXQ30 106   -1,36   -1,26%

Boediono: Kebijakan energi harus penuhi tiga unsur


Selasa, 17 Juli 2012 / 13:32 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi kuliah daring .


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Wakil Presiden Boediono menargetkan pemanfaatan energi terbaru secara nasional mencapai 90% dalam waktu 10 tahun mendatang. Sebagai langkah awal, Boediono mengatakan perlu menyusun kebijakan yang mendukung pengembangan energi terbarukan.

Menurutnya, penyusunan kerangka kebijakan energi nasional itu harus memenuhi tiga unsur. Yang pertama, adalah elemen keamanan (security). "Itu harus dipenuhi apapun yang kita rumuskan di dalam strategi kebijakan energi nasional," katanya saat membuka konferensi energi baru terbarukan dan konversi energi (EBTKE), Selasa (17/7).

Yang kedua adalah ekonomi. Menurutnya, faktor ekonomi ini menentukan bagaimana pengembangan sistem energi nasional yang berkelanjutan.

Ketiga, masalah lingkungan hidup. Boediono mengatakan, kesalahan merumuskan strategis energi nasional bisa membuat kualitas hidup semakin buruk.

Boediono menegaskan tugas generasi sekarang yakni mewariskan suatu sistem energi nasional yang memenuhi tiga elemen tadi. Menurutnya, hal yang dosa jika sampai saat ini sistem yang dipakai dan akan diwariskan tetap tidak aman, boros dan kotor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×