kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

BKPM: Ada potensi investasi Rp 700 triliun yang terkendala aturan domestik


Rabu, 13 November 2019 / 18:02 WIB
ILUSTRASI. Pemaparan BKPM dengan APNI dan AP3I 


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan bahwa investor asing masih tertarik ke Indonesia. Bahkan, saat ini investasi asing langsung atau foreign direct investment (FDI) antri untuk masuk ke Indonesia.

Menurut Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, sebanyak 24 perusahaan siap berinvestasi dengan nilai total Rp 700 triliun ke Indonesia. Hanya saja, investasi tersebut terkendala berbagai masalah domestik.

Baca Juga: Begini cara pendiri Microsoft Bill Gates mengendalikan egonya

"Masalahnya hanya masalah sepele dan klasik dan berputar di situ saja, yaitu seputar izin, rekomendasi, regulasi perpajakan, dan ketersediaan lahan," kata Bahlil dalam siaran pers BKPM terkait FDI, Selasa (12/11).

Karena masih ada kesulitan dalam regulasi sektoral, banyak calon investor yang akhirnya kembali ke negaranya dan tidak jadi menanamkan modal di Indonesia.

Oleh sebab itu, Bahlil mengatakan bahwa BKPM akan membenahi masalah persoalan domestik dengan cara memperbaiki masalah perizinan sektoral, perpajakan, dan pengadaan lahan. BKPM juga akan menyelesaikan masalah koordinasi di daerah.

Baca Juga: Istana komentari Ahok yang dikabarkan akan dapat jabatan di BUMN




TERBARU

[X]
×