kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

BKPM: Ada potensi investasi Rp 700 triliun yang terkendala aturan domestik


Rabu, 13 November 2019 / 18:02 WIB
ILUSTRASI. Pemaparan BKPM dengan APNI dan AP3I 


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan bahwa investor asing masih tertarik ke Indonesia. Bahkan, saat ini investasi asing langsung atau foreign direct investment (FDI) antri untuk masuk ke Indonesia.

Menurut Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, sebanyak 24 perusahaan siap berinvestasi dengan nilai total Rp 700 triliun ke Indonesia. Hanya saja, investasi tersebut terkendala berbagai masalah domestik.

Baca Juga: Begini cara pendiri Microsoft Bill Gates mengendalikan egonya

"Masalahnya hanya masalah sepele dan klasik dan berputar di situ saja, yaitu seputar izin, rekomendasi, regulasi perpajakan, dan ketersediaan lahan," kata Bahlil dalam siaran pers BKPM terkait FDI, Selasa (12/11).

Karena masih ada kesulitan dalam regulasi sektoral, banyak calon investor yang akhirnya kembali ke negaranya dan tidak jadi menanamkan modal di Indonesia.

Oleh sebab itu, Bahlil mengatakan bahwa BKPM akan membenahi masalah persoalan domestik dengan cara memperbaiki masalah perizinan sektoral, perpajakan, dan pengadaan lahan. BKPM juga akan menyelesaikan masalah koordinasi di daerah.

Baca Juga: Istana komentari Ahok yang dikabarkan akan dapat jabatan di BUMN




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×