kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   16.000   0,56%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

BI: Utang luar negeri Indonesia naik pada Februari 2021


Jumat, 16 April 2021 / 15:10 WIB
ILUSTRASI. BI: Utang luar negeri Indonesia naik pada Februari 2021


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Sementara ULN swasta tercatat tumbuh 3,4% yoy atau naik dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan sebelumnya yang sebesar 2,5% yoy. 

Perkembangan ini didorong oleh pertumbuhan ULN perusahaan bukan lembaga keuangan (PBLK) sebesar 5,9% yoy, lebih tinggi dari pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 5,1% yoy. Antara lain didorong oleh penerbitan global bond korporasi di sektor pertambangan. 

Sementara itu, ULN lembaga keuangan terkontraksi 4,9% yoy, lebih rendah dari kontraksi pada bulan sebelumnya sebesar 6,1% yoy. 

Baca Juga: Berharap pajak obligasi atas investor domestik juga turun agar likuiditas meningkat

Berdasarkan sektornya, ULN swasta terbesar dengan pangsa mencapai 77,3% dari total ULN swasta bersumber dari sektor jasa keuangan dan asuransi, sektor pengadaan listrik, gas, uap/air panas dan udara dingin, sektor pertambangan dan penggalian, serta sektor industri pengolahan. 

Dengan perkembangan tersebut, posisi ULN swasta pada Februari 2021 sebesar US$ 210,5 miliar, didominasi oleh ULN jangka panjang dengan pangsa mencapai 78,0% terhadap total ULN swasta.

Selanjutnya: Utang luar negeri Indonesia mencapai US$ 420,7 miliar pada Januari 2021

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×