kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45788,92   14,55   1.88%
  • EMAS1.029.000 0,10%
  • RD.SAHAM -0.06%
  • RD.CAMPURAN -0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.02%

BI ramal pemulihan ekonomi global bisa lebih lama dari perkiraan


Kamis, 16 Juli 2020 / 21:49 WIB
BI ramal pemulihan ekonomi global bisa lebih lama dari perkiraan
ILUSTRASI. Gubernur BI Perry Warjiyo saat penyampaian hasil Rapat Dewan Gubernur Juni 2020, Kamis (17/6) di Gedung Thamrin BI pusat.

Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memperingatkan bahwa pemulihan perekonomian global berpotensi lebih lama dari perkiraan sebelumnya. Ini disebabkan, kontraksi perekonomian global yang masih terus berlanjut. 

Gubernur BI Perry Warjiyo membeberkan alasan yang menjegal pemulihan perekonomian dunia, seperti penambahan jumlah kasus Covid-19 di beberapa negara, pembatasan aktivitas ekonomi, dan berbagai indikator global yang masih buruk. 

Baca Juga: Bank Dunia ingatkan pemerintah untuk kelola utang dengan baik

"Kasus Covid-19 kembali meningkat di Amerika Serikat (AS), Brasil, dan India. Pembatasan aktivitas juga turut menahan aktivitas ekonomi," kata Perry, Kamis (16/7) via video conference. 

Perkembangan tersebut juga menyebabkan efektivitas berbagai stimulus kebijakan yang ditempuh dalam mendorong pemulihan ekonomi di banyak negara menjadi terbatas. 

Sejumlah indikator ekonomi global menunjukkan permintaan yang lebih lemah akibat ekspektasi pelaku ekonomi yang masih rendah. Permintaan ekspor tertahan hingga Juni 2020. Ini menyebabkan tergerusnya volume perdagangan seiring dengan harga komoditas yang lebih rendah. 

"Dengan tekanan tersebut, ini juga berpotensi menurunkan angka inflasi global," jelas Perry. 

Lambatnya pemulihan ekonomi ditambah meningkatnya tensi geopolitik AS dan China membuat ketidakpastian pasar keuangan global semakin tinggi. Tak hanya itu, kabar-kabar tak sedap akhirnya menahan berlanjutnya aliran modal ke negara berkembang dan kembali menekan nilai tukar, termasuk Indonesia. 

Baca Juga: Resesi ekonomi tergantung dari penanganan kesehatan

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×