kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

BI perkirakan inflasi Juli 2021 sebesar 0,01% mom


Jumat, 23 Juli 2021 / 18:10 WIB
BI perkirakan inflasi Juli 2021 sebesar 0,01% mom
ILUSTRASI. cabai rawit jadi salah satu penyumbang inflasi Juli 2021


Reporter: Bidara Pink | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memperkirakan, ada peningkatan harga (inflasi) tipis pada bulan Juli 2021. Hal tersebut berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada minggu keempat Juli 2021, inflasi diperkirakan sebesar 0,01% mom. 

“Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Juli 2021 secara tahun kalender sebesar 0,75% ytd dan secara tahunan sebesar 1,45% yoy,” kata Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono, Jumat (23/7). 

Erwin memerinci, penyumbang utama inflasi Juli 2021 sampai dengan minggu keempat adalah komoditas cabai rawit yang sebesar 0,04% mom, dan tomat sebesar 0,02% mom. 

Kemudian, ada juga komoditas bawang merah, kangkung, bayam, kacang panjang, dan rokok kretek filter yang masing-masing naik 0,01% mom. 

Sementara itu, beberapa komoditas lainnya mengalami penurunan harga (deflasi), antara lain daging ayam ras yang turun 0,09% mom, telur ayam ras turun 0,03% mom, emas perhiasan dan jeruk masing-masing turun 0,02% mom, dan tarif angkutan udara masing-masing turun 0,01% mom. 

Ke depan, BI mengaku akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesai dari waktu ke waktu. 

Tak hanya itu, BI akan memperkokoh langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh, untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×