kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.561.000   -13.000   -0,51%
  • USD/IDR 17.960   33,00   0,18%
  • IDX 5.842   -101,38   -1,71%
  • KOMPAS100 756   -14,36   -1,86%
  • LQ45 586   -8,68   -1,46%
  • ISSI 200   -4,86   -2,37%
  • IDX30 327   -4,20   -1,27%
  • IDXHIDIV20 421   -3,51   -0,83%
  • IDX80 87   -1,55   -1,76%
  • IDXV30 115   -1,26   -1,09%
  • IDXQ30 107   -1,14   -1,05%

BI: Kerjasama repo antara BI dan The Fed sudah selesai proses administrasi


Kamis, 09 April 2020 / 15:10 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan konferensi pers melalui fasilitas live streaming di Jakarta, Selasa (7/4/2020).


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Sebagai tambahan informasi, selain dengan bank sentral AS, Indonesia juga memiliki repo line dengan beberapa bank sentral dari negara-negara lain, seperti Bank for International Settlements (BIS) sebesar US4 2,5 miliar.

Juga dengan Monetary Authority of Singapore (MAS) sebesar US$ 3 miliar, serta bank-bank sentral di berbagai kawasan dengan nilai di kisaran US$ 500 juta - US$ 1 miliar.

Baca Juga: Core: Seharusnya pemerintah andalkan pembiayaan dalam negeri tangani corona

Meski memiliki sejumlah kerjasama dengan beberapa bank sentral tersebut, Perry menegaskan bahwa hingga saat ini Indonesia masih belum ada rencana untuk menggunakannya.

Namun, sebagai persediaan payung sebelum hujan, ia mengatakan bahwa bila perlu, Indonesia bisa langsung menggunakannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×