CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

BI: Inflasi Juli sekitar 0,8%-1,2%


Selasa, 15 Juli 2014 / 10:39 WIB
Cermati Saham-Saham yang Banyak Dijual Asing pada Perdagangan Jumat (10/2)


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pada Juli ini akan menjadi puncak inflasi. Bank Indonesia (BI) memperkirakan pada bulan Juli inflasi akan berada pada kisaran 0,8%-1,2%.

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan berbagai barang komoditas seperti daging ayam dan telor ayam mengalami kenaikan. Kenaikan ini sudah terlihat pada bulan Juni.

Dirinya menjelaskan, rata-rata inflasi Juli dalam lima tahun terakhir berada pada level 0,85%. Sehingga pada tahun ini inflasi Juli pun kurang lebih akan berada pada level tersebut.

Meskipun inflasi bulanan Juli tinggi, namun inflasi tahunannya akan turun menuju level 4,5%. "Inflasi tahunan Juli dari minggu pertama sudah ada di bawah 4,5% yaitu 4,4%," ujar Agus, Senin kemarin (14/7).

Penurunan inflasi tahunan ke level 4,5% tersebut lantaran efek kenaikan bahan bakar minyak (BBM) pada Juni tahun lalu sudah habis. Sekedar informasi, inflasi pada bulan Juni mencapai 0,43%. Bahan makanan menjelang Lebaran memiliki andil penyumbang inflasi terbesar yaitu sebesar 0,19%.

Inflasi tahunan sendiri pada bulan Juni sebesar 6,7% atau turun dibanding inflasi tahunan bulan sebelumnya yang mencapai 7,32%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×