kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.918   48,00   0,27%
  • IDX 5.665   -156,25   -2,68%
  • KOMPAS100 732   -20,31   -2,70%
  • LQ45 558   -14,54   -2,54%
  • ISSI 196   -4,85   -2,41%
  • IDX30 317   -7,87   -2,42%
  • IDXHIDIV20 392   -9,24   -2,30%
  • IDX80 83   -2,30   -2,69%
  • IDXV30 107   -1,90   -1,76%
  • IDXQ30 102   -2,43   -2,32%

BI dan Bank of Korea Sepakati Implementasi Penggunaan Mata Uang Lokal Antarnegara


Jumat, 30 Agustus 2024 / 09:35 WIB
BI dan Bank of Korea Sepakati Implementasi Penggunaan Mata Uang Lokal Antarnegara
ILUSTRASI. BI, Bank of Korea (BOK), dan Kementerian Keuangan Korea menyepakati kerangka kerja sama local currency transaction. REUTERS/Willy Kurniawan


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) terus memperkuat penggunaan mata uang lokal atau Local Currency Transaction (LCT).

Kali ini, Bank Indonesia, Bank of Korea (BOK), dan Kementerian Keuangan Korea menyepakati kerangka kerja sama LCT dalam mendorong penggunaan mata uang lokal Rupiah-Won untuk transaksi perdagangan antara Indonesia dan Korea Selatan, yang digelar pada Jumat (30/8).

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani pada Mei 2023 dan kesepakatan kerangka operasionalnya pada Juni 2024. 

Baca Juga: BI Gandeng 9 K/L, Komitmen Pakai Mata Uang Lokal untuk Transaksi dengan Negara Mitra

Kerangka LCT Indonesia-Korea Selatan akan diimplementasikan secara efektif mulai 30 September 2024.

Adapun implementasi kerangka LCT antara Indonesia dan Korea Selatan ini merupakan capaian penting dalam kerja sama keuangan bilateral kedua negara.

Kerangka LCT akan memperkuat interkoneksi bank Appointed Cross Currency Dealer (ACCD) dalam memfasilitasi transaksi berjalan antar negara dengan menggunakan mata uang lokal.

“Kerja sama ini juga mendorong kuotasi nilai tukar secara langsung (direct quotation) antara IDR terhadap KRW serta relaksasi ketentuan yang diperlukan untuk mendorong pemanfaatan LCT,” mengutip keterangan tertulis Bank Indonesia, Jumat (30/8).

Ke depan, implementasi kerangka LCT akan mendorong peningkatan transaksi perdagangan bilateral, mengurangi eksposur risiko nilai tukar, dan meningkatkan efisiensi transaksi.

Baca Juga: BI dan Bank Sentral Uni Emirat Arab Perkuat Kerjasama di Sistem Pembayaran

BI dan BOK menetapkan bank-bank berikut sebagai bank ACCD di Indonesia dan Korea Selatan yang akan memfasilitasi operasionalisasi kerangka LCT Rupiah-Won.

Berikut daftar Bank ACCD Indonesia:

1. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

2. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk

3. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

4. PT Bank Central Asia Tbk

5. PT Bank CIMB Niaga Tbk

6. PT Bank BTPN Tbk

7. PT Bank Maybank Indonesia Tbk

8. PT Bank OCBC NISP Tbk

9. PT Bank DBS Indonesia

10. PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk

11. PT Bank KEB Hana Indonesia

12. PT Bank Shinhan Indonesia

13. PT Bank IBK Indonesia Tbk

14. PT Bank KB Bukopin Tbk

Daftar Bank ACCD Korea Selatan:

1. Woori Bank

2. KEB Hana Bank Seoul

3. Shinhan Bank Seoul

4. Industrial Bank of Korea

5. Kookmin Bank

6. SMBC Seoul

7. BNI Seoul Branch

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×