kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.027.000   167.000   5,84%
  • USD/IDR 16.807   12,00   0,07%
  • IDX 7.934   -395,34   -4,75%
  • KOMPAS100 1.105   -59,84   -5,14%
  • LQ45 802   -31,71   -3,80%
  • ISSI 280   -18,02   -6,05%
  • IDX30 420   -9,91   -2,31%
  • IDXHIDIV20 503   -6,65   -1,30%
  • IDX80 123   -6,15   -4,76%
  • IDXV30 135   -3,75   -2,70%
  • IDXQ30 137   -1,93   -1,39%

BI Catat Kredit Perbankan Tumbuh 7,9% Capai Rp 8,196,4 Triliun per November 2025


Senin, 22 Desember 2025 / 12:01 WIB
BI Catat Kredit Perbankan Tumbuh 7,9% Capai Rp 8,196,4 Triliun per November 2025
ILUSTRASI. Kredit perbankan berhasil naik 7,9% secara tahunan pada November 2025, lebih tinggi dari pertumbuhan Oktober 2025 yang hanya 7%


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit perbankan nasional pada November 2025 sebesar 7,9% (year on year/yoy) mencapai Rp 8,196,4 triliun, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Oktober yang sebesar 7% (yoy).

Berdasarkan jenis debiturnya, penyaluran kredit korporasi tumbuh 11,5% (yoy) pada November 2025 mencapai Rp 4.570,4 triliun, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tumbuh 10,2% (yoy) sebesar Rp 4.485 triliun.​

Sementara itu penyaluran kredit perorangan terlihat melambat pada November, yang hanya tumbuh 6,2% (yoy) mencapai Rp 3.563,1 triliun, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan kredit perorangan pada Oktober 2025 yang tumbuh 8% (yoy) sebesar Rp 3.558,4 triliun.

Baca Juga: BI Catat Uang Beredar Rp 9.891,6 Triliun pada November 2025, Kredit Mulai Menggeliat

Berdasarkan jenis penggunaannya, kredit modal kerja (KMK) pada November 2025 tumbuh 2,5% (yoy), lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang tumbuh 2,1% (yoy).

"Perkembangan KMK terutama bersumber dari pertumbuhan sektor konstruksi dan jasa-jasa," tulis BI dalam laporannya dikutip Senin (22/12/2025).

Adapun Kredit Investasi (KI) pada November 2025 tumbuh 17,8% (yoy) meningkat dibandingkan bulan sebelumnya tumbuh 15% (yoy) pada Oktober. Peningkatan tersebut terutama bersumber dari sektor pengangkutan dan komunikasi, serta sektor industry pengolahan dan sejenisnya.

Sementara Kredit Konsumsi (KK) pada November 2025 tumbuh 7,2% (yoy) lebih tinggi dibandingkan Oktober yang tumbuh 6,9% (yoy). Pertumbuhan ini didorong oleh perkembangan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Multiguna.

Selanjutnya: 7 Destinasi untuk Recharge & Reconnect di Akhir Tahun

Menarik Dibaca: Redmi Note 15 Pro+ Bawa Baterai Silikon 6500 mAh, Lengkap dengan Fast Charging 100W

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×