kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.862   4,00   0,02%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

BI: Cadangan Devisa RI Naik Jadi US$ 150,1 Miliar pada November 2025


Jumat, 05 Desember 2025 / 11:37 WIB
BI: Cadangan Devisa RI Naik Jadi US$ 150,1 Miliar pada November 2025
ILUSTRASI. Kapal peti kemas SITC FUJIAN Hong Kong melakukan bongkar muat di Terminal Peti Kemas (TPK) Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, Selasa (18/11/2025). ANTARA FOTO/Teguh Prihatna/nym. Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada November 2025 mencapai US$ 150,1 miliar.


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada November 2025 mencapai US$ 150,1 miliar. Angka ini naik tipis dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar US$ 149,9 miliar pada Oktober 2025.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan peningkatan cadangan devisa terutama berasal dari penerimaan pajak dan jasa, serta penarikan pinjaman luar negeri pemerintah. 

Kenaikan cadangan devisa ini terjadi di tengah upaya BI menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah sebagai respons terhadap meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global.

Baca Juga: Dato’ Sri Tahir Raih “Lifetime Achievement” Award, People of The Year 2025

“Posisi cadangan devisa pada akhir November 2025 setara dengan pembiayaan 6,2 bulan impor atau 6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Angka ini berada jauh di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor,” ujar Ramdan dikutip dari siaran pers, Jumat (5/12/2025).

Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Ke depan, BI meyakini ketahanan eksternal Indonesia akan tetap solid, didukung prospek ekspor yang terjaga dan arus masuk penanaman modal asing yang diperkirakan terus berlanjut. 

Persepsi positif investor terhadap perekonomian domestik dan imbal hasil investasi yang tetap menarik turut menjadi katalis utama.

"Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," ungkap Ramdan.

Baca Juga: Pemerintah Matangkan Aturan Pengawasan Kepatuhan Wajib Pajak

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×