kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Berikut 10 jurus Jokowi mengatasi banjir Jakarta


Kamis, 10 Oktober 2013 / 09:46 WIB
ILUSTRASI. Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati mengatakan bahwa saat ini Stasiun Gambir masih beroperasi seperti biasa, tidak pensiun. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/tom.


Reporter: Dikky Setiawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI memiliki 10 jurus untuk mengatasi banjir yang diprediksi akan terjadi akibat curah hujan tinggi di kisaran bulan Desember 2013 sampai Januari 2014.

"Jadi ini yang akan kami kerjakan dan akan kami laksanakan," ujar Joko Widodo di Balai Kota, Jakarta, Rabu (9/10/2013).

Sepuluh jurus mengatasi banjir yang dimaksud Jokowi yaitu rumah pompa, pintu air, drainase, normalisasi kali, normalisasi waduk, pembentukan satgas, sumur resapan, pemasangan CCTV, refungsi kali dan sub makro yaitu pengerukan sungai-sungai kecil di Jakarta.

Jokowi menjelaskan, perbaikan rumah pompa saat ini sedang dikerjakan sebanyak 73 unit pompa air yang tersebar di Jakarta. Sementara, waduk Pluit, waduk Ria-Rio, waduk Pondok Labu dan lainnya juga tengah dinormalisasi.

Mantan Wali Kota Solo itu menambahkan, pihaknya menargetkan selesai pengerukan pada bulan November 2013 untuk rumah pompa yang ada di waduk Tomang Barat, Grogol, Jakarta Barat.

"Tomang Barat sudah mulai diambil pompanya. Yang belum dikerjakan tinggal satu. Saya kira akhir November lihat semuanya," ucap Jokowi. (Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×