kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Beri Buku Hijau, PKB ingin tandingi Tim Transisi


Minggu, 31 Agustus 2014 / 21:04 WIB
ILUSTRASI. Sejarah Hari Perawat Nasional tidak lepas dari berdirinya Persatuan Perawat Nasional Indonesia pada 17 Maret 1974.


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

SURABAYA. Partai Kebangkitan Bangsa akan memberikan buku hijau ke presiden terpilih Joko Widodo. Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengatakan, buku hijau itu berisi berbagai rekomendasi kepada Jokowi dan wakilnya Jusuf Kalla untuk menjalankan pemerintahan mendatang. 

Menurut Muhaimin, buku tersebut bisa saja menyaingi rekomendasi yang telah dan akan diberikan oleh Kantor Transisi. 

"Bukan hanya saingan, mungkin ini counter dari produk yang dibuat oleh transisi, yang saya yakin di sana belum ada tokoh Islam yang kuat," kata Muhaimin di sela-sela forum Mukernas, di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (31/8/2014) siang.

Selain memilih Ketua Umum, kata dia, salah satu agenda Muktamar hari ini adalah membahas mengenai buku hijau itu. Pembahasan dilakukan secara tertutup oleh jajaran dewan syuro, dewan pimpinan pusat, dan dewan pimpinan daerah di seluruh Indonesia. 

"Konsep ini adalah, konsep keagamaan tentang pemerintahan, yang bisa dititipkan pada Pak Jokowi, justru bisa juga melengkapi rumah transisi," ujarnya. 

PKB sejauh ini memang tak dilibatkan langsung di rumah transisi. Kader PKB tidak ditempatkan sebagai Ketua, Deputi, atau pun tim penasihat. (Ihsanuddin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×