kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.629.000   26.000   1,00%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Berhembus Isu Reshuffle, Ini Kata Hipmi


Jumat, 18 Maret 2022 / 17:40 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin (kedua kanan) memberikan ucapan selamat kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno (kiri) saat pelantikan menteri Kabinet Indonesia Maju, Rabu (23/12/2020).


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Isu perombakan atau reshuffle di Kabinet kembali berhembus dan kabarnya akan dilakukan di akhir Maret ini. Beberapa evaluasi kinerja menteri disorot publik.

Wakil Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Anggawira menyampaikan, pentingnya ada evaluasi kinerja menteri yang dilakukan secara berkala.

“Evalusi itu bagian yang penting untuk membantu dan menilai kinerja para pembantu presiden ya, apalagi di situasi yang terjadi saat ini,” Ujar wakil ketua HIPNI pada Kontan.co.id Jum’at (18/3).

Baca Juga: Reshuffle Kabinet Lagi, Ada Kementerian yang Melebur dan Ada yang Baru

Anggawira mengatakan, tantangan bidang ekonomi saat ini sangatlah berat maka memang diperlukan pembantu presiden yang memiliki kreativitas dan kinerja yang baik untuk mengatasi permasalahan ekonomi saat ini.

“Makanya kita perlu terobosan-terobosan dari kinerja mereka, ya pembantu presiden harus benar benar kreatif lah,” tambah Anggawira.

Sebelumnya, isu reshuffle kabinet sudah lama berembus sejak Partai Amanat Nasional (PAN) memutuskan bergabung ke barisan koalisi pemerintah akhir tahun lalu.

Baca Juga: Soal reshuffle kabinet, ekonom senior Indef sorot kementerian teknis ini

Dan Isu itu kembali menemukan momentumnya, seusai Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) dikabarkan bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu.

Menanggapi akan isu reshuflle, Anggawira berharap, siapapun nanti menterinya dia memiliki harapan besar pemerintah bisa evaluasi permasalahan ekonomi dengan melahirkan kebijakan yang efektif dan mengatasi masalah yang belakangan ini terjadi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×