kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.540   164,00   1,00%
  • IDX 7.826   -125,78   -1,58%
  • KOMPAS100 1.090   -16,26   -1,47%
  • LQ45 800   -11,22   -1,38%
  • ISSI 264   -3,71   -1,38%
  • IDX30 415   -6,33   -1,50%
  • IDXHIDIV20 482   -5,80   -1,19%
  • IDX80 120   -2,04   -1,67%
  • IDXV30 130   -2,71   -2,05%
  • IDXQ30 134   -1,81   -1,33%

Benarkah Bayi Baru Lahir yang Punya NIK Otomatis Jadi Wajib Pajak?


Kamis, 09 Februari 2023 / 15:04 WIB
Benarkah Bayi Baru Lahir yang Punya NIK Otomatis Jadi Wajib Pajak?
ILUSTRASI. KTP dan NPWP. Pemerintah melakukan pemadanan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk pembayaran dan pelaporan pajak.


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah melakukan pemadanan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk pembayaran dan pelaporan pajak.

Seiring dengan kebijakan tersebut, banyak masyarakat bertanya-tanya soal bayi baru lahir yang sudah memiliki NIK apakah harus dikenakan pajak atau tidak.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Neilmaldrin Noor memastikan bayi baru lahir yang memiliki NIK tidak akan dikenai pajak.

"Kalau orang punya NIK, apakah otomatis dia pasti bayar pajak? saya bisa jawab, tidak," ucap dia dalam Podcast Cermati, Rabu (9/2).

Baca Juga: Ditjen Pajak Catat 2 Juta Wajib Pajak Telah Lapor SPT Tahunan di Awal Februari 2023

Neilmaldrin menyebut wajib pajak ada syarat tersendiri sehingga memiliki NIK bukan berarti pasti membayar pajak.

"Jadi, enggak benar itu yang diributkan," kata dia.

Dia lantas menerangkan syaratnya seseorang dikenakan wajib pajak, yakni dikategorikan dewasa secara umur sesuai dengan undang-undang. Selain itu, orang tersebut harus punya penghasilan yang menjadi objek pajak.

Neilmaldrin juga menyebut apabila seseorang sudah memiliki NIK, dikategorikan umur dewasa, dan punya penghasilan, belum tentu juga orang tersebut harus membayar pajak. Menurut dia, orang yang tidak wajib membayar pajak jika penghasilannya berada di bawah penghasilan tidak kena pajak.\

Baca Juga: Pelaporan SPT Tahunan hingga Awal Februari 2023 Meningkat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×