kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Belum ada putusan atas kontainer bawang putih


Kamis, 14 Maret 2013 / 12:11 WIB
ILUSTRASI. Petugas keamanan berdiri di gerbang yang secara resmi dikenal sebagai pusat pendidikan keterampilan kejuruan di Kabupaten Huocheng di Daerah Otonomi Uighur Xinjiang, China 3 September 2018.


Reporter: Dyah Megasari |

JAKARTA. Pemerintah belum memutuskan ratusan kontainer berisi bawang putih yang tertahan di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, mau diapakan. Pemerintah masih mengecek kelengkapan dokumen yang menyertai barang-barang itu.

Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, mengemukakan soal itu, usai membuka rapat kerja nasional Kementerian Perdagangan di Jakarta, Kamis (14/3/2013). "Kalau dokumennya tidak lengkap, memang tidak boleh masuk," katanya.

Menurut Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi, biasanya kasus seperti itu diselesaikan dengan reekspor, jika memang ditemukan dokumen tidak lengkap.

"Pemerintah bisa saja menyita bawang putih itu dan menggunakannya untuk menambah pasokan di dalam negeri, tetapi harus melalui proses pengadilan dulu. Setelah pengadilan memutuskan bahwa itu barang selundupan maka negara bisa menyita, dan itu butuh waktu sekitar enam bulan. Dalam waktu selama itu kondisi bawang putih sudah keburu rusak," paparnya. (Eny Prihtiyani/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×